Memilah sampah di masa pandemi

Halo bapak, ibu dan kakak-kakak Smipa,
 
Bagaimana kabar pilah sampah di rumah selama work from home? Semoga tetap berjalan ya. 
 
Di masa pandemi ini, memang makin sulit untuk menghidari sampah plastik, karena kita juga makin mengandalkan jasa belanja online untuk mengurangi frekuensi kita keluar rumah.  Karena sampah kita bisa jadi lebih banyak, semoga kita juga makin semangat memilah sampah di rumah.  
 
Warga Smipa memang tidak lagi bisa mengumpulkan sampah terpilah di sekolah selama masa pembatasan sosial ini. Untuk sementara, kita bisa menyimpan sampah yang kita pilah di rumah, sambil menanti masa pandemi ini berlalu. 
 
Beberapa jenis sampah seperti botol plastik kaleng, botol kaca dan kardus biasanya kami serahkan ke bapak pemulung atau bapak pengambil sampah yang masih tetap bekerja untuk kita semua setiap hari. Mereka biasanya menerima dengan senang hati. Tapi saya perhatikan beberapa sampah yang sebenarnya masih bisa diterima bank sampah, tidak mereka terima karena beberapa alasan, mungkin karena harganya yang kecil sekali, mungkin sulit mengumpulkan dalam jumlah besar, atau sulit untuk penyimpanannya. Sampah daur ulang yang tidak mereka terima akhirnya kami simpan sementara, menunggu bisa mengumpulkan sampah kembali di sekolah atau kami kirim ke bank sampah yang kami tahu masih tetap buka di masa pandemi ini.
 
Apabila bapak ibu sudah perlu sekali untuk menyalurkan sampah terpilahnya, beberapa bank sampah masih tetap buka dan menerima sampah terpilah kita. Meskipun kita mungkin akan sulit ke sana, jasa antar barang seperti gosend, grab delivery, paxel, ahsan express, dan tiketux bisa menjadi pilihan alternatif pengiriman.
 
Bapak ibu yang berada di daerah Cimahi dan sekitarnya bisa mengirim ke bank sampah induk Cimahi. 
 
Bank Sampah Induk Cimahi:
Bank sampah induk cimahi. Jl KH. Usman Dhomiri no. 15, kelurahan Padasuka kecamatan Cimahi tengah 40526 (Cisangkan hilir).
*Tutup jam 15.00
No telp: 022-6641047
(Sebaiknya menelpon mereka terlebih dahulu sebelum mengirim barang. Telepon di atas aktif dan selalu diangkat bila ada petugas)
 
Bank sampah langganan sekolah kita, Plastavfall, juga masih beroperasi dan menerima sampah terpilah yang bisa dikirim ke:
 
Pabrik Plastavfall Solution :
- Kampung Cilalareun Desa Cipanjalu Kecamatan Cilengkrang, Jalan Palintang rt 03 rw 01, TB MUKTI JAYA. Kabupaten Bandung. Kode Pos 40618.
(Alun-Alun Ujung Berung keatas, dari alun-alun ujung berung sebelah kiri bersebelahan dengan jalan pasir kunci).
 
Atas Nama : Reza/Bea
HP 081226492551
(atau bisa cek di Google Plastavfall Solution)
 
Alternatif lainnya adalah dengan mengontak ig @kangasoi, mereka menerima sampah anorganik dan juga menerima minyak bekas untuk dijadikan sabun. Lokasi mereka di bukit pakar timur.
 
Jangan lupa juga untuk memperhatikan daftar sampah yang diterima oleh masing-masing bank sampah sebelum mengirimkan sampah kita ke mereka.
 

Apa bapak, ibu atau kakak ada info lain tentang bank sampah yang masih buka? Atau ada cerita tentang pemilahan sampah di rumah di masa work from home ini? Ditunggu ceritanya di kolom komentar ya. Hatur nuhun.4748060255?profile=RESIZE_710x

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –

Replies

  • Jujur selama #CicingWaeDiImah saya sempet stop pilah sampah & cuma bisa mandangin sampah plastik yg dibuang setiap kali ada paket / kiriman datang. Tapi mau ampe kapan yah kaya gitu..? 😨 untung ngintip halaman mba Dyah yg baru saja berteman di Ririungan (baru kenalan ceritanya), jadi memutuskan untuk insyaf 😂🙏🏼

    • Mbak dyah.... eaaaaa 🤣🤣🤣

  • Bapak,ibu kalau jaraknya tidak terlalu jauh dari semipalar dan bisa diangkut pakai sepeda motor saya sebagai petugas dari bank sampah semipa siap bantu,untuk mengambil sampah dari rumah bapak,ibu sekalian...demikian haturnuhun

    • Abah Iwan, bank sampahnya nerima apa aja? Sama seperti kategori biasa dari plastavall atau ada yang ngga diterima? Sampah plastik bening (kresek) saya udah numpuk ini... Ngga semua bank sampah nerima :(

  • Hadeuh #dirumahaja banyak banget nyampahnya... sulit banget menghindar... EcoBricks ga kekejar - kapasitas olah ga berbanding dengan sampah plastik yang dihasilkan... 
    Terima kasih banyak info2nya Anug... 

This reply was deleted.