(TP16S1K11) Aktualisasi FPSO

Empat pertanyaan yang pemandu dalam mengaktualisasi proyek FPSO di semester ini

  1. FPSO itu proyek apa?
  2. Apa yang sudah dilakukan dan sampai mana proyek ini telah berjalan?
  3. Apa yang dapet dan perlu diteruskan di semester ini?
  4. Bagaimana bentuk ko-operasi yang ditawarkan di semester ini agar kita semua bisa babarengan?

Silakan hasil diskusi dicatatkan di kolom balasan.

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Votes: 0
Email me when people reply –

Replies

  • Hari ini kami mengerjakan proyek FPSO bersama K10.  Karena hari ini cukup padat, kami hanya sempat membereskan kebun, sekitar 1 jam.  Yang terlintas di pikiranku saat mengerjakan proyek ini adalah bagaimana membuat dan melaksanakan proyek yang sudah cukup lama tertunda dengan baik dan sama dengan perencanaan awal. Karena tentunya setelah lama tidak bertemu dan membahas proyek ini, kami sudah banyak lupa dan ada cukup banyak pengembangan.  Yang aku rasakan saat dan setelah mengerjakan proyek ini cukup senang dan bangga karena bisa mulai membuat progress lagi di proyek ini. Cukup senang melihat antusias kelas untuk mulai lagi dan antusias kelas 10. 

  • Hari ini kami berkegiatan di Semipalar. kegiatannya adalah berberes kebun di belakang. Di pikiranku kami akan kotor-kotoran karena banyaknya sampah di kebun. Tapi untungnya sampah di kebun tidak terlalu basah dan mudah utk di bersihkan. Rasanya cape dan panas sekali disaat itu. Apalagi kami harus pakai masker. Aku tadi sudah mencangkul tanah, meratakan tanah, beberes sampah. Kami juga bersih-bersih bersama kelas 10 karena kami punya proyek kolaborasi.

  • Hari ini aku berpikir tentang kedepannya, bagaimana kita K-11 bekerja sama belajar bersama dengan K-10, saling membantu membangun proyek yang tertunda. Aku juga berpikir tentang kita akan membuat apa kedepannya mengenai fpso langkah-langkah yabg harus di capai dengan kolaborasi ini.

    rasa yang aku dapatkan sangat senang segar saat menghirup udara baru, aku senang bisa kembali lagi kesekolah dan merefresh penatku dirumah

    aku hari ini melakukan kegiatan kelas dari mulai beberes kebun diskusi mengenai konsistensi mengenai proyek mandiri dan konsistensi kelas

  • Jum'at, 11 September 2020

    List hal yang perlu direncanakan lebih lanjut:

    1. Materi / isi penjelasan untuk K-10 - mengenai pengolahan sampah organik dengan maggot dan bata terawang.
    2. Alat / bahan lainnya yang diperlukan untuk melakukan penjelasan / presentasi terhadap K-10
    3. Penyusunan jadwal kegiatan pada Senin, 11 September 2020
    4. Perkiraan tindak lanjut yang dapat dilakukan
  • Jalinan kerja sama yang mereka ingin

    • Bebersih daun bebersih lahan di smipa
    • Hasil pupuk nya dibagi untuk mereka berkebun
    • Jumlah : 6 tamanan

    Kangkung, pakcoi, elang, strawberrry.

    • Saling melengkapi jika satu kelas tidak bisa hadir

    Note :

    • belajar bersama (kolaborasi)
    • Indikator keberhasilan verifikasi (kolaborasi)

     

    K11 :

    • jangan campur libatkan mujaer
    • Inginnya proyek ini diturunkan jangan sampe terputus
    • Mengadakan kelas semesta mengenai FSPO untuk belajar bersama

     

    Jadwal beres-beres K10 :

    • 14 september 2020

     

    —————————————————

    Note :

    • tetapin jadwal, karena covid

    Plan b : - membuka kelas online mengenai FPSO belajar bareng

    JADWAL :

    • 14 SEPTEMBER 2020

    PERTEMUAN 1 : K11&K10 FPSO

  • 3. Untuk yang perlu diteruskan adalah langsung pelaksaan yang merupakan pembuatan agar tersedia dahulu walaupun kami tidak tahu apakah bisa langsung digunakan atau tidak (untuk yang maggot) karena sampai saat ini juga belajar belum bisa dilakukan di Semipalar sehingga jumlah sampah organik makanan juga berkurang. Namun untuk bata terawang bisa jadi sangat terpakai karena produksi sampah kebun juga cukup banyak... Sebelum pelaksaan pembuatan kami juga perlu mengumpulkan bahan.

    Selain pembuatan kami juga dapat tawaran untuk melakukan kolaborasi sehingga kami juga perlu berunding mengenai kooperasi yang akan dilakukann pada tanggal 9 september 2020... 

  • 2. Yang sudah dilakukan adalah sampai pengajuan... Sayangnya proyek terhambat karena adanya Covid 19 sehingga belum sempat pelaksaan. Terakhir aku sendiri sebagai penanggung jawab sudah melakukan publikasi proyek ini di lingkungan semipalar salah satunya lewat group MDK Semipalar (mulai dari yang kecil), disitu aku lumayan dapat banyak pendapat, dukungan, serta beberapa bantuan seperti ada yang menawarkan untuk dikenalkan kepada workshop kayu dan lainnya... Namun kami sendiri belum melakukan pelaksanaan pembuatan serta pengumpulan bahan karena kami sendiri inginnya tidak beli bahan agar bisa menggunakan bahan bekas dan mengeluarkan dana sedikit mungkin, selain itu juga memaksimalkan group MDK dan juga keluarga Semipalar yang siapa tahu punya bahan lebih.

  • 1. Proyek FPSO adalah singkatan dari proyek Fasilitas Pengolahan Sampah Organik yang berarti di dalam proyek ini kami ingin menyediakan sebuah fasilitas yang fasilitas ini bertujuan untuk mengolah sampah organik yang ada di lingkungan sekitar Semipalar. Proyek ini kami buat dengan tujuan agar mengatasi permasalahan tidak adanya pengolahan sampah organik di Semipalar yang sebenarnya sampah organik sendiri bisa lebih berbahaya dari sampah an-organik. Untuk sampah an-organik sendiri sudah diolah di Semipalar namun untuk sampah jenis organik dilupakan. 

    Proyek ini sendiri kami lakukan berdsarkan latar belakang dari tujuan kami yaitu hasil penelitian kami mengenai jumlah produksi sampah organik di lingkungan Semipalar per harinya. Penelitian ini kami lakukan selama 1 minggu dan dicek setiap harinya oleh kami sendiri, sampah organik ini kami bagi 2 jenis sampah makanan (kantin) dan juga sampah daun-daunan (tanaman).
    Hasil penelitian (survey) kami : 
    https://docs.google.com/document/d/1-bjBYbI1xHitXN7M7AkDGRa_ebjd2Ps...

    Proyek ini kami mencoba untuk mengatasi permasalahan sampah organik yang juga dibagi 2 yaitu jenis sampah organik berupa makanan dan juga sampah organik berupa daun-daunan atau sampah kebun. Untuk jenis sampah organik makanan kami akan atasi dengan solusi fasilitas pengolahan sampah organik berupa maggot BSF sedangkan untuk sampah kebun atau daun-daunan akan kami atasi dengan solusi fasilitas pengolahan sampah organik berupa bata terawang yang keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. 

    Ini adalah latar belakang, tujuan, metoda, hasil riset, serta rencana termasuk keuangan proyek FPSO yang berupa proposal (pengajuan juga) :
    https://docs.google.com/document/d/1A4RbUfz-3Vh8yE97Mhfxg8081SPIN0u...

    Hasil penelitian sampah organik Smipa
    Data sampah Smipa minggu #1 25 Februari 2020: Kantin Berat: 2.010 kg Sampah organik masih tercampur _ 26 Februari 2020: Kantin Berat: 2 kg Sudah mul…
This reply was deleted.