Proyek FPSO K10 Angkatan 4

Teman-teman, silakan memasukan proses proyek di sini ya.
File draft 1 2 3.
File revisi 123.
File final juga.

File desain & presentasi pun.
Sampai ke panduan pelaksanaan & guideline penggunaan boleh banget.

Sambil bercerita prosesnya lebih baik, inspirasi, tindak lanjut, perasaan, gagasan, dan sebagainya.

Yak memang akan terbuka untuk direspon banyak orang, karena memang itulah nilai kelompok petualang belajar yang berbasis komunitas kan.

Mariiii...

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Votes: 0
Email me when people reply –

Replies

  • Proyek fasilitas pengolahan sampah organik ini adalah sebuah proyek yang di tantang oleh kakak-kakak KPB dan Kak Andy kepada kami, kelas 10. Proyek fasilitas pengolahan sampah organik atau yang kami singkat menjadi FPSO adalah proyek yang kami lakukan karena kami memiliki tujuan yang kuat dan juga latar belakang permasalahan. Proyek ini sendiri kami belajar bersama beberapa komunitas dan narasumber.

    Latar belakang dari pembuatannya proyek ini adalah karena sampah organik di Semi Palar masih belum terkelola dengan baik (sampah kebun dan sampah makanan di kantin), kesimpulan diperoleh dari data yang sudah kami dapat (Semipalar menghasilkan kurang lebih 2 kilogram sampah organik makanan dan juga 11 kilogram sampah daun). Dan juga kami ingin menerapkan apa yang sudah dipelajari dengan komunitas selama berkegiatan di KPB. Dengan tujuan menyediakan fasilitas pengolahan sampah organik di Semi Palar yang ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan pengolahan sampah organik dan juga mengubah pandangan masyarakat semipalar terhadap pengolahan sampah organik.

    Proses dari proyek FPSO ini dimulai dari riset mengenai cara-cara pengolahan sampah organik karena terdapat sangat banyak cara untuk mengolah sampah organik. Riset ini kami lakukan secara online (searching) dan juga belajar di komunitas yang kami ikut belajar bersama. Komunitas yang kami belajar bersama adalah Plastavfall, Plastavfall mengajari kami pengolahan sampah organik dengan cara fermentasi dan juga kami belajar mengenai proses pembusukan sampah organik dimana di dalam proses ini terdapat mikroba dan juga bakteri yang berkerja.

    Selain Plastavfall kami juga belajar bersama lembaga YPBB yang merupakan lembaga non-profit dan memiliki visi "terciptanya  kehidupan manusia yang berkualitas tinggi melalui gaya hidup selaras alam" dengan misi "Membantu dan mendukung masyarakat dalam memahami dan menerapkan gaya hidup organis untuk mencapai kualitas hidup yang tinggi melalui gaya hidup ramah lingkungan (organis)". Bersama YPBB kami belajar mengenai banyak jenis komposter.

    Kami juga belajar bersama Pak Mus yang kontaknya didapat dari YPBB, Pak Mus memiliki fasilitas pengolahan sampah menggunakan maggot BSF di Cimahi. Disana kami belajar banyak mengenai proses pengolahan sampah dengan maggot.

    Selama kami belajar bersama mereka kami sendiri juga sambil mencicil proposal untuk perizinan pembuatan proyek ini untuk sekolah, selain perizinan proyek kami juga membuat perizinan tempat fasilitas pengolahan sampah ini yang setelah banyak pertimbangan kami pilih di kebun belakang (dekat kelas 2). Yang terakhir adalah perizinan pengajuan uang untuk proyek ini, namun untuk hal yang ini kami sebisa mungkin tidak mengeluarkan biaya sehingga kami baru dapat menghitung biaya idealnya saja.

    Setelah kami mengajukan proposal kami sudah dapat membuat proyek ini, kami memulai pembuatan FPSO ini dengan meratakan tanah di kebun belakang. Namun sayangnya kami belum sempat membuat FPSO ini akibat adanya pandemi virus corona. Walaupun adanya pandemi virus corona dan terpaksa SFH (study from home) kami juga membuat tetap mencoba cari cara agar proyek ini dapat berjalan yaitu dengan membuat timeline ulang karena timelinenya sudah berantakan. Namun setelah kami membuat timeline kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi sehingga kami hanya dapat menunggu sampai keadaan pandemi ini aman.

    Bukan berarti proyek FPSO ini di bubarkan atau ditiadakan ya! Proyek FPSO ini hanya akan ditunda sampai keadaanya mendukung...

     

     

     

This reply was deleted.