Setelah melalui proses transisi di semester satu dengan proyek kelas, berinteraksi dengan komunitas, dan berpartisipasi dalam proses Rumah Belajar Semi Palar.
Dilanjutkan semester dua dengan proses matrikulasi melalui relasi dengan tiga komunitas melalui partisipasi dan kontribusi dalam bentuk proyek bersama.

Angkatan keempat Kelompok Petualang belajar akan membagikan ceritanya selama satu tahun kepada kita semua dalam bentuk pemaparan  proses dan gelaran hasil karya.

Alur kegiatan ini secara umum:
1. Menyambut tamu undangan yang sudah disebar H-5.
2. Menampilkan semua produk semester ini.
3. Presentasi efektif 20menit.
4. Tanya jawab.
5. Penyerahan wujud apresiasi kepada mentor & komunitas.
6. Snek & obrolan bebas.
7. Beberes.

8. IGTV / webinar (kalau masih PSBB)

_________________________________________________________________________________________________

Lengkapi di kolom komentar

1. Tautan materi presentasi : ______________

2. Tautan rekaman presentasi : ______________

3. Skenario pelaksanaan : Silakan bisa ditulis di sini atau tautan rekaman simulasi _____________________

4.a. EVALUASI simulasi (gladiresik) :

4.b. EVALUASI PELAKSANAAN langsung tulis aja di kolom komentar secara konstruktif, terimakasih :)

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Votes: 0
Email me when people reply –

Replies

  • Hari Rabu, tanggal 10 Juni 2020 K10 Ulap Doyo berencana akan melaksanakan presentasi akhir. Presentasi akhir ini kami buat lebih mirip seperti talkshow. Ulap Doyo akan menjawab berbagai pertanyaan yang sudah disiapkan host, diajukan oleh penonton di hari H, serta pertanyaan yang dikumpulkan dari Instagram KPB. 

    1. Tautan Materi Presentasi

    Kami membagikan materi berupa infografik di Instagram KPB dan Ririungan. Infografik ini berisi informasi-informasi kegiatan dan proyek yang dilakukan K10 Ulap Doyo. Sila dilihat di tautan berikut ini: 

    2. SKENARIO PELAKSANAAN:

    Skenario Umum

    a. Kami memulai dengan brainstorming konsep presentasi yang informatif namun tidak membosankan. Brainstorming dilakukan mengingat kami perlu presentasi dengan kondisi jarak jauh dan menggunakan fasilitas Google Meet. 
    b. Setelah brainstorming, kami menentukan bahwa konsepnya akan berbentuk talkshow. Sebelum talkshow kami akan membagikan berbagai informasi terlebih dahulu agar para penontonnya kelak bisa lebih terbayang apa yang akan kita bicarakan. 
    c. Kami kemudian membuat infografik dari tiap proyek dan kegiatan kami. Kami menjelaskan tujuan, latar belakang, kronologi dan hasil akhir dari proyek. Selain itu kami pun membuka ruang bertanya dari teman-teman Instagram KPB. 
    d. H-2 presentasi/talkshow kami melakukan simulasi untuk berlatih dan juga memeriksa kebutuhan-kebutuhan atau risiko teknis maupun non-teknis yang mungkin muncul. 

    Skenario Hari H Presentasi

    07.30 : Kami akan memberikan link google meet presentasi kami kepada calon hadirin
    09.00 : Kami akan menyiapkan keperluan teknis di google meet
    09.50 : Kami akan mulai membuka ruang google meet kepada penonton
    10.00 : Pembukaan
    10.10 : Talkshow Sesi 1 (3 pertanyaan dari Host)
    10.35 : Talkshow Sesi 2 (3 pertanyaan dari Instagram)
    10.50 : Talkshow Sesi 3 (3 pertanyaan dari Penonton)
    11.15 : Launching Buku Petualangan
    11.20 : Penutup
    11.30 : Selesai 

    4a: EVALUASI SIMULASI
    Kami melakukan simulasi 1 di hari Senin, 8 Juni 2020. Kami merencanakan untuk melakukan simulasi cepat satu kali lagi di hari Selasa, 9 Juni 2020. 
    Berikut evaluasi simulasi kami :

    1. Overall, simulasi tadi cukup memuaskan dan hampir sesuai ekspektasi.
    2. Dua hal utama yang masih perlu jadi concern:
    a. Informasi Proyek+Kegiatan :
    Kami perlu menemukan cara untuk membuat hadirin tidak clueless dan bisa mengikuti talkshow lebih baik.
    Cara yang terbayangkan sementara ini:
    - memberikan video di awal presentasi
    - mengirim infografik ke undangan secara japri
    - dll (masih dipikirkan)

    b. Menghaluskan flow
    - Teknis : kalau tidak ngomong, matikan video dan suara;
    - Ingat urutan bicara sehingga tidak perlu dipanggil-panggil
    - Membangun mood : Ketika bicara jangan terlihat malas, mimik muka lebih hangat dan bersahabat, intonasi suara lebih berwarna
    - Interaksi dengan penonton perlu ditingkatkan. Host lebih menjadi Host, bukan fasilitator

     

This reply was deleted.