Timur Tengah

 

7260373452?profile=RESIZE_584xTerus terang dari semua jenis kuliner, yang paling jarang saya nikmati adalah kuliner timur Tengah karena restoran yang menyajikan makanan Timur tengah sangat jarang di tempat-tempat yang pernah saya kunjungi. Dulu salah satu tempat favorit makanan timur Tengah yang sering saya kunjungi adalah restoran mesir, Namanya Pyramid! Makananannya sangat menarik seperti halnya jenis-jenis makanan daerah yang terbentang antara jalur subur Efrat dan Tigris, Syria dan Babylonia, banyak jenis-jenis kacang-kacangan, legumes dan grains. Jadi sangat umum di restoran-restoran Timur Tengah kita menemukan lentils, split peas, chick peas atau sering disebut Garbanzo beans yang merupakan bahan baku hummus. Starch yang umum dikonsumsi adalah Pita bread, nasi, couscous, freekeh, sejenis sereal yang dibuat dari tepung gandum durum. Pernah mencoba dolma? Ini dalah bahasa Turki yang artinya Stuffed,  Ini adalah nasi yang dibungkus dengan daun anggur lalu digulung seperti lumpia mini. Rasanya asam segar dan biasa disajikan bersama dengan salad. Pernah coba falafel? Ini dibuat dari garbanzo beans atau chickpeas lalu dibuat bulat-bulat seperti comro lalu digoreng. Falafel ini biasa dijadikan side dish. Di samping di Timur tengah, makanan ini juga sangat umum dijumpai di daerah Yunani , daerah mediterania dan sekitarnya.

Festival ayam yang sedang kita bahas ini sebetulnya kurang tepat jika sudah berada di timur tengah karena jenis daging yang paling sering disajikan di daerah ini adalah domba! Yang mungkin paling terkenal di Indonesia adalah kabob atau kebab. Ini adalah daging (domba, ayam, sapi) yang diiris tipis lalu disusun selembar demi selembar di susuk dengan tusukan besi lalu dibakar. Ketika akan menikmati, daging tersebut diiris tipis-tipis dengan pisau yang sangat tajam di taruh di atas pita bread lalu diberi saus yang bebrbahan dasar yogurt, lettuce , feta cheese dan sebagainya. Di Indonesia kebab yang banyak dijumpai di pinggir jalan menggunakan sejenis tortilla, saos tomat dan saos sambal  yang sebetulnya aslinya tidak begitu. Jadi kalau bilang bahwa sudah merasakan kebab turki, tentu tidak tepat karena aslinya sangat berempah dan menggunakan saos yogurt, bukan saos tomat, saos sambal atau mayonaise seperti yang banyak dijual di pinggir jalan di kota bandung. 

Makanan timur tengah sangat berempah! Jadi jangan heran jika setiap gigitannya kita dapat merasakan aroma jintan, kayu manis dan sebagainya. Rempah-rempah itu tidak hanya untuk makanan tapi juga minuman! Pernah mencoba kopi dari timur Tengah yang berempah? Sangat aromatic! Sayangnya saya dan kayu manis tidak bersahabat, kebetulan minggu lalu saya mampir ke tempat teman yang suaminya mempunyai darah Arab, saya disuguhi kopi dan hanya dapat merasakan 1 tegukan saja karena tidak mampu mengatasi aroma kayu manis.

Resep yang akan ditampilkan kali ini adalah salah satu resep ayam yang terkenal dan sangat umum dijumpai di mana-mana bila ingin menikmati makanan Timur tengah, yaitu Chicken Shawarma! Sajian ayam ini sarat dengan rasa dan aroma karena menggunakan bawang putih, ketumbar, jintan, kapulaga di samping juga ada rasa asam dari perasan jeruk lemon dan rasa sedikit pedas dari bubuk cabe.  Ayam Shawarma ini sangat cocok untuk acara Bbq karena ayam hanya perlu dimarinasi semalaman dan tinggal dibakar. Jika tidak tersedia alat bakaran, maka cukup menggunakan wajan Teflon, dianjurkan yang tebal atau bisa juga menggunakan wajan besi tempa. Ayam ini sangat umum dijumpai untuk salad dengan daun selada yang sudah dipotong potong misalnya sejenis romain atau iceberg, potongan tomat, irisan bawang merah d8isertai chickpe salad ala Timur tengah. Hummus juga bisa jadi pendamping yang sangatumum dijumpai.7260343461?profile=RESIZE_710xSelain salad, sajian ayam ini juga biasa disajikan sebagai Gyros atau doner kebab. Biasa menggunakan Pita bread, tomat, daun selada, parutan keju, irisan bayang merah dengan saos Yogurt atau hummus.

Jika lebih menyukai nasi, Maka sajikan ayam ini dengan rice pilaf yang biasa dimasak dan dicampur dengan buah-buahan kering seperti kismis atau kacang-kacangan seperti pine nuts, almond atau cashew. Serius! Ini sajian yang sulit dilupakan jika menyukai petualangan kuliner manca negara!

 

Chicken Shawarma (https://www.recipetineats.com/chicken-sharwama-middle-eastern/ )

Bahan-bahan:

1 kg paha ayam tanpa tulang

Perendam:

1 -2 bawang putih

1 sdm bubuk ketumbar

1 sdm bubuk Jintan

1 sdm bubuk kapulaga

1 sdt cabe bubuk (cayenne pepper, jika tersedia)

2 sdt bubuk paprika

2 sdt garam

Bubuk Lada hitam sesuai selera

2 sdm air jeruk lemon

3 sdm minyak jaitun (atau minyak goreng)

 

Saos Yogurt:

1 cup Plain Greek yogurt

1 bawang putih

1 sdt bubuk jintan

Air jeruk lemon secukupnya

Garam dan lada secukupnya

 

7260458653?profile=RESIZE_710xCara Membuat:

Campur semua bahan perendam lalu campur dengan ayam yang sudah dibersihkan. Pijat-pijat ayam dan campur hingga merata lalu simpan dalam lemari es dan diamkan semalaman hingga 24 jam.

Campur bahan saos Yogurt dan aduk rata lalu simpan dalam lemari es hingga diperlukan (dapat bertahan selama 3 hari jika disimpan dalam container yang rapat dan bersih)

Panaskan bakaran (atau wajan Teflon tebal) Tidak perlu menambahkan minyak sebab bahan perendam sudan menggunakan minyak. Jika mau wajan dioles sedikit minyak agar tidak terlalu lengket.

Masak ayam selama 4 – 5 menit satu sisi, lalu balik dan masak selama 3 – 4 menit untuk sisi lainnya.

Sisihkan ayam yang sudah dimasak dan tutup dengan foil dan diamkan selama 5 menit sebelum dipotong-potong sesuai selera.

Sajikan sebagai topping salad, kebab atau Gyros atau dengan nasi dan pelengkap lainnya.

 

 

 

 

 

 

Shish Tawook (Sate ayam Turki/ Libanon) https://www.curiouscuisiniere.com/shish-tawoo


7260467693?profile=RESIZE_710x

Bahan-bahan:

1 kg Fillet dada ayam, potong dadu (2-3 cm)

Perendam:

Air perasan dari 1 jeruk lemon (1/4 cup)

6 bawang putih

¼ cup Greek Yogurt/ plain yogurt

2 sdm minyak jaitun (atau minyak goreng)

1 sdt thyme bubuk

1 sdt paprika bubuk

1 sdt garam

2 sdt pasta tomat

¼ sdt bubuk lada hitam

 

Cara membuat:

Campurkan semua bahan perendam lalu campur dengan potongan dada ayam hingga rata. Diamkan selama minimal 4 jam hingga semalaman.

Siapkan bakaran.

Tusuk ayam dengan tusuk sate yang sudah direndam (agar tidak terbakar)

Bakar sate hingga matang

Sajikan dengan pita bread dengan potongan tomat atau nasi dan sayuran sesuai selera.

 

Selamat mencoba!

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –