Pakistan

6958574464?profile=RESIZE_710xNegara ini  merdeka pada tahun 1947 sesudah masa kolonial Inggris berakhir. Dalam sejarah mereka, Pakistan pernah di kuasai oleh Arab sehingga penduduknya mayoritas beragama Islam dan kemudian menjadi negara Islam. Di awal tahun 1970-an Pakistan berperang dengan India yang berakhir dengan kemenangan India dan tahun 1971 akibat kalah perang, Pakistan timur menjadi Banglades yang penduduknya mayoritas Muslim Bengali yang lebih memilih Islam sekular. Kondisi politik Pakistan sangat menarik setelah melalui beberapa kudeta baik dari pihak militer tahun 1977 dan tahun 1999 maupun pertentangan antara Mujahidin yang di back up Amerika dan Komunis Afganistan yang didukung Uni Soviet.  Tahun 1988 perdana menteri wanita pertama dipilih, Benazir Bhutto yang  kemudian pada tahun 2007 dibunuh.  

Kuliner Pakistan sebetulnya mirip dengan India hanya saja di Pakistan banyak dipengaruhi kuliner Timur Tengah, terutama Iran. Jenis dagingnya juga berbeda dengan India karena Pakistan negara yang penduduk muslimnya sangat besar dibandingkan India yang beragama Hindu. Saya punya beberapa teman berasal dari negara ini dan dari pengalaman, agak sulit membedakan makanan Pakistan dengan india kecuali penggunaan daging, tentunya.

Menu ayam yang akan ditampilkan dalam perjalanan kita kali ini adalah Chicken Karahi, yaitu salah satu kari ayam ciri khas Pakistan yang pedas dan krimi karena menggunakan yogurt. Di resep asli, potongan cabe hijau menggunakan cabe Serrano yang sangat pedas. Saya pernah suatu kali menggunakan cabe ini untuk membuat rendang karena tidak menjumpai cabe merah. Hasilnya masakan saya harus saya pasrahkan ke seorang teman dari Sulawesi yang sangat menyukai makanan pedas karena saya tidak tahan ha ha ha. Kalau ingin mencoba membuat, gunakan saja cabe hijau, atau pilih cabe hijau lainnya yang lebih pedas jika suka. Selamat mencoba!

 

Pakistani Chicken Karahi

 (https://www.teaforturmeric.com/chicken-karahi/)

2sdm ghee (sub: margarine/butter)

2 sdm minyak goreng

1 bawang merah

8 bawang putih

2 cm jahe

1-2 cabe hijau (resep asli menggunakan serrano yang sangat pedas)

1 kg ayam 

8 tomat ukuran kecil

2 sdt ketumbar bubuk

1 sdt jinten bubuk

1 sdt cabe bubuk

2 sdt garam

½ cup yogurt (sub: sour cream)

1 sdt lada hitam bubuk

½ sdt garam masala

2-3 cabe hijau belah dua memanjang

1-2 sdt jahe isis tipis memanjang

1 sdm daun ketumbar

 

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak di panci lalu tumis bawang merah hingga kecoklatan lalu masukan bawang putih, jahe dan cabe hijau utuh dan masak selama sekitar 1 menit.
  2. Masukkan ayam dan ½ sdt garam, masak selama 5 menit atau hingga ayam memucat dan tidak mengeluarkan cairan. Tambahkan tomat, bubuk cabe dan sisa garam lalu masak selama 1 menit.
  3. Masak dengan api sedang dengan panci tertutup selama sekitar 20 menit, sambal sesekali diaduk.
  4. Besarkan api lalu lanjutkan memasak selama sekitar 10 menit hingga saus berkurang dan tampak ayam menjadi lebih mengkilap dan saus mulai berminyak.
  5. Kecilkan api lalu masukan yogurt atau sour cream dan aduk perlahan selama 2-3 menit. Check rasa dan tambahkan garam jika dibutuhkan. Masukkan bubuk lada hitam dan garam masala, aduk hingga tercampur rata. Taburi dengan irisan jahe, cabe hijau yang sudah dibelah dua memanjang dan daun ketumbar.
  6. Sajikan panas-panas dengan nasi, roti atau naan (roti tipis persia, Persian flat bread).

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –