Mongolia & China

 

6708223468?profile=RESIZE_584x

Mongolia & China

 

Sesudah beberapa hari tertunda karena kesibukan di pekerjaan, jalan-jalan kita lanjutkan ke daerah Asia sedikit ke sebelah utara. Penduduk Mongolia sebenarnya adalah penduduk nomaden sehingga jenis makanan yang mereka konsumsi juga seperti kaum nomaden yang banyak menggunakan jenis makanan yang sudah diawetkan. Jenis-jenis daging yang mereka makan juga tidak jauh dari jenis ternak yang mereka miliki seperti kambing, yak, domba, sapi, onta bahkan kuda. Orang-orang mongol harus berjuang dengan susu dingin yang brutal hingga mencapai -40 Celsius. Jadi tidak heran kalau mereka banyak mengawetkan makanan untuk persediaan di musim dingin. Jenis masakan orang mongol mendapat banyak pengaruh dari Cina dan Rusia sesuai dengan letak georafisnya.  Resep yang akan saya bagikan sebetulnya lebih ke Chinese food yang meminjam nama Mongolia, sebab sesudah saya perhatikan jenis makanan tradisional Mongolia tampaknya tidak semenarik masakan Mongolia abal-abal ini 😊

 

Cina di sisi lain sangat terkenal dengan makanannya karena prosesnya sangat sederhana dan cepat. Kunci dari Chinese food adalah memasak dengan api sangat besar dan dimasak dengan singkat. Jika kita perhatikan, ambil contoh misalnya nasi goreng di restoran Chinese food, maka akan ada aroma “gosong” yang sulit ditiru jika kita masak di rumah karena jenis kompor yang kita gunakan sangat berbeda. Semua stir fry (tumisan) juga dimasak secara singkat. Kelemahan cara memasak seperti ini adalah bumbu-bumbu tidak meresap, oleh sebab itu thickening agent (pengental) sangat dibutuhkan seperti misalnya tepung tapioca atau maizena selalu dipergunakan.  Fungsi dari pengental ini sangat sederhana, yaitu sausnya dapat membalut semua ingredient, jadi tidak perlu meresap tapi semua bumbu akan dapat dinikmati di setiap gigitan!

Dua resep yang saya bagikan ini sangat mirip satu sama lain. dua duanya menggunakan ayam yang digoreng terlebih dahulu dengan menggunakan tepung maizena, lalu kemudian dicampur dengan saos yang dibuat dengan ditambah pengental sehingga seluruh permukaan ayam tercampur. Masakan ini juga serupa dengan orange chicken, lemon chicken dan sesame chicken, perbedaan hanya di saosnya. Orange chicken rasanya asam dan manis karena menggunakan orange juice demikian juga lemon chicken yangmenggunakan jeruk lemon. sedangkan sesami chicken menggunakan saos yang merupkan campuran kecap dengan wijen lalu dikentalkan. Nah selamat mencoba!

 

Ayam Mongolia

(https://asian-recipe.com/%e2%80%8bmongolian-chicken-157)

Bahan-bahan:

500 gr ayam tanpa tulang tanpa kulit , potong2 sesuai selera

Tepung Maizena secukupnya

2 sdm bawang putih cincang

2 sdm jahe cincang

1 bawang Bombay, rajang

2 daun bwang, iris tipis

1 sdt garam

Lada hitam sesuai selera

Minyak untuk menggoreng

 6708256659?profile=RESIZE_710x

Bahan saus:

 

½ cup Kaldu ayam

1 sdm maizena

2 sdm saus hoisin

1 sdm saus tiram

1 sdt minyak wijen

2 sdt gula pasir

2 sdt kecap asin

2 sdt bubuk cabe

 

Cara Membuat:

  1. Tuang semua bahan saus di mangkok dan aduk rata, sisihkan.
  2. Gulingkan ayam di tepung maizena hingga rata, lalu goreng, sisihkan.
  3. Panaskan 2 sdm minyak di wajan, tumis jahe, bawang putih, bwang Bombay dan bawang daun hingga harum, sisihkan.
  4. Tuangkan saus ke wajan hingga mengental, masukkan ayam yang sudah digoreng dan tumisan bawang, aduk rata.
  5. Sajikan

 

 

Ayam General Tso

 

Bahan-bahan:

 6708223468?profile=RESIZE_584x

500 gr fillet paha ayam tanpa tulang

1 sdm kecap asin

1 telur, kocok

Lada hitam/ merica secukupnya

Maizena secukupnya

Minyak untuk menggoreng

3 daun bawang

5-10 cabe kering

 

Bahan Saus:

2 sdm kecap manis

1 sdt cuka beras

2 sdt anggur masak (xao shing) optional.

1 sdm gula pasir

3 sdm kalo ayam (bisa diganti air)

1 sdm jahe, cincang

2 sdt bawang putih, cincang

2 sdt maizena untuk pengental

 

Cara membuat:

 

  1. Potong dadu ayam (sekitar 2cm), campur dengan kecap asin, telur dan merica, diamkan sekitar 15 menit.
  2. Tambahkan maizena secukupnya hingga semua ayam tercampur rata dengan tepung,
  3. Panaskan minyak sekitar 175-180 derajat celcius lalu goreng ayam sedikit demi sedikit hingga matang seluruhnya dan krispi. Sisihkan.
  4. Campur semua bahan untuk saos dan aduk rata hingga gula tercampur dan larut, tambahkan maizena aduk rata.
  5. Panaskan 2 sdm minyak goreng lalu tambahkan daun bawang dan cabe kering, tumis hingga harum (30 detik) lalu masukan ayam yang sudah digoreng. Aduk aduk dan masak hingga kecoklatan.
  6. Pinggirkan ayam ke sisi wajan lalu tuangkan bahan saos ke tengah wajan, aduk terus hingga mengental (sekitar 2 menit) lalu dorong ayam ke tengah wajan dan masak sambal terus diaduk hingga saos dan ayam tercampur rata.
  7. Sajikan.

 

 

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –