Korea

6501429895?profile=RESIZE_710x

 

Siapa yang tidak menyukai makanan Korea, seperti ramen atau Korean BBQ?  Coba bayangkan pada saat kita mengunjungi restoran Korea, keharuman akan langsung akan menyambut indra penciuman tepat ketika membuka pintu restoran, ini keharuman yang tidak akan mampu diabaikan begitu saja! Apalagi jika melihat meja pengunjung lain yang sedang menikmati makanan. Piring-piring kecil yang penuh dengan makanan pendamping, side dishes, seperti bayam yang dimasak dengan minyak wijen, toge, kim chi yang berwarna merah, daikon kim chi (kim chi lobak) , selada air, dan sebagainya pasti kita akan dengan susah payah menelan ludah karena begitu membangkitkan selera. Kemudian pelayan restoran masuk sambil membawa sajian kalbi, bulgogi di atas hot plate yang mendesis karena panasnya dan aroma saos barbeque yang semerbak memenuhi ruangan membelai indra penciuman. Ini pengalaman kuliner bukan main!

Makanan Korea memang unik. Berbeda dengan makanan Asia lainnya, Korea jarang menggunakan santan. Mereka banyak menggunakan kecap, gula, jahe, bawang putih, minyak wijen, gochugaru (bubuk cabe), Gochujang (Fermentasi pasta cabe merah) dan sebagainya. Jadi bisa dibayangkan makanan khas Korea itu mempunyai cita rasa manis, pedas, asam dengan keharuman khas ditambah jahe dan bawang putih!

 

Ada beberapa resep ayam yang akan dibagikan saat ini. Dari yang mudah seperti nasi goreng ala Korea, Ayam goreng yang krispi, manis dan agak pedas yang banyak kita jumpai di mana-mana, dan ramen ayam. Jika ada teman-teman yang berminat membuat Barbeque ala Korea nanti kita bisa bahas juga pada kesempatan lain. Semua resep di bawah  menggunakan sambal khas Korea yaitu Gochujang. Seperti yang saya ungkapkan di atas, Gochujang adalah fermentasi cabe merah yang sudah dihaluskan, mempunyai warna merah yang sangat cerah dan memberikan keharuman yang khas. Bisa dijumpai di beberapa toko bahan makanan impor di Bandung.

 

Nasi Goreng Ayam Ala Korea

(dimodifikasi dari resep asli yang menggunakan daging sapi https://www.marionskitchen.com/?s=korean+style+beef+fried+rice)

6501486899?profile=RESIZE_710xBahan-bahan:

2 Sdm Gochujang

3 Sdm Kecap asin

2 sdt Minyak wijen

2 sdt wijen, disangrai

300 gr ayam, dicincang atau dipotong kecil-kecil

3 Sdm minyak goreng

3 telur ayam, kocok

4 bawang putih, cincang

1 bawang Bombay

1 cup Sawi putih atau kol, Rajang

½ cup wortel, parut kasar

½ cup Toge

4 cup nasi

¼ cup daun bawang Rajang halus

 

Cara membuat:

  1. Campurkan Gochujang, kecap, minyak wijen dan wijen sangray dalam sebuah mangkuk.
  2. Rendam daging dengan 3 Sdm saos gochujang, diamkan.
  3. Panaskan 1 sdm minyak goreng dengan api sedang, buat dadar telur dengan ketebalan sesuai selera, lakukan hingga telur habis lalu iris-iris, sisihkan.
  4. Panaskan sisa minyak goreng dengan api besar, masukkan bawang putih dan bawang Bombay, tumis selama sekitar ½ menit lalu masukkan daging dan masak hingga matang seluruhnya. Masukkan kola tau sawi putih dan tumis selama 1 menit lalu masukkan wortel parut dan toge, masak selama 30 detik lalu tambahkan nasi dan sisa dari saos Gochujang. Masak hingga rata dan cicipi (Jika suka nasi goreng agak manis, silahkan tambahkan gula atau kecap manis)
  5. Masukkan irisan dadar telur dan irisan daun bawang serta wijen sangrai. Sajikan panas-panas.

Resep berikutnya adalah ayam goreng Korea. Rasanya manis, pedas dan renyah sekali. Kunci agar ayam bisa renyah dan krispi adalah dengan menggorengnya 2 kali, Pertama goreng hingga matang dengan minyak panas sekitar 175C selama 3 hingga 5 menit. Untuk menggoreng dengan sempurna, usahakan menggorengnya tidak terlalu banyak sekaligus. Jika jumlah ayam yang digoreng terlalu banyak dan “berdesak-desakan” ayam tidak akan krispi bahkan saling lengket lalu kulitnya malah rusak. Sesudah semua ayam selesai digoreng, Bersihkan minyak dari sisa-sisa tepung, jika mungkin disaring lalu panaskan kembali miyak dengan api yang lebih besar. Goreng dengan waktu lebih pendek sekitar 2-3 menit lalu angkat  dan sishkan lalu ayam akan siap diberi saos sesuai dengan resep.

 

Ayam Goreng Korea

 6501504682?profile=RESIZE_710x

Bahan-bahan:

1.5 kg ayam (paha/dada/fillet, sesuai selera)

2 Sdm Mirin (atau rice wine)

2 sdt jahe, cincang/parut

1 sdt garam

½ sdt bubuk lada hitam

1 cup Maizena

Minyak untuk menggoreng

 

 

Bahan Saos:

3 sdm saos tomat

2 sdm Gochujang

¼ cup madu

¼ cup gula merah

2 sdm Kecap asin

2 Sdm bawang putih cincang

1 sdm Miyak wijen

Wijen sangrai

Daun bawang rajang halus

 

Cara Membuat:

 

  1. Campur ayam dengan mirin, jahe, garam dan lada hitam. Aduk hingga rata lalu gulingkan di tepung hingga rata, sisihkan.
  2. Panaskan minyak hingga mencapai suhu sekitar 175C, Goreng ayam sedikit demi sedikit hingga matang, sishkan. (3-5 menit)
  3. Goreng ayam untuk kedua kalinya dengan api lebih besar, 2-3 menit.
  4. Masukkan bahan-bahan untuk saos dalam sebuah panci, masak dengan api sedang dan aduk rata. Ketika mulai mendidih, angkat dari atas kompor.
  5. Taruh sebagian ayam di atas mengkuk atau panci besar (mixing bowl) lalu tuangkan saos secukupnya dan aduk hingga seluruh permukaan ayam terbalut dengan saos. Lakuan prosedur yang sama dengan sisa ayam. Lalu taburi dengan biji wijen dan irisan daun bawang. Sajikan panas-panas.

 

 

Ramen Ayam Pedas

(Resep diambil dari Marion’s Kitchen: Spicy Korean Chicken Ramen)

6501429895?profile=RESIZE_710x 

Bahan-bahan:

 

1 sdm Minyak goreng

1 bawang Bombay, Rajang

4 bawang putih

4 cm jahe

1 kg ayam

6 cup kaldu ayam

2 cup kim Chi, peras dan cincang kasar, pisahkan airnya

1 Sdm air kim chi

2 Sdm Gochujang

2 Sdm Kecap asin

Mie ramen

Telur rebus

Daun bawang Rajang halus.

 

Cara membuat:

 

  1. Panaskan minyak dengan api besar. Tumis bawang Bombay, bawang putih dan jahe selama 5 menit atau hingga
  2. Masukkan ayam, kaldu ayam, kim chi air kim chi, gochujang, dan kecap asin. Masak hingga mendidih. Kecilkan api dn masak selama 1 jam atau hingga ayam matang dan empuk.
  3. Panaskan oven dengan api besar. Panggang ayam di Loyang yang sudah diberi aluminum foil hingga coklat lalu potong potong. (Jika tidak ada oven, gunakan panci Teflon dengan api sedang, beri sedikit minyak. Balik-balik hingga kulit kecoklatan dan kering. Kecilkan api jika mulai terlalu berasap)
  4. Buang jahe dari kuah, Test rasa jika perlu tambahan bumbu.
  5. Taruh mie ramen di mangkuk, beri kuah dan topping ayam, telur rebus serta daun bawang.
  6. Sajikan panas-panas.

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –