Oleh : Tengku Aizar Zidane

Kelompok Safron

   Tanaman Obat adalah jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat dan dipergunakan untuk penyembuhan atau mencegah penyakit. Tanaman obat ini memiliki khasiat dan zat aktif yang bisa mengobati atau mencegah penyakit tertentu. Cara penggunaan tanaman obat ini berbeda-beda, ada yang mengkonsumsi dengan cara diminum, ditempel, dihirup dan lain lain. Kita sudah membahas tentang apa itu tanaman obat, bagaimana cara konsumsi dan lainya. Tetapi bagaimana sejarah TOGA tersebut.

   Jadi pada awalnya tanaman obat ini ditemukan di masyarakat Sumeria. Mereka memiliki catatan tentang tanaman obat yang berisi 850 jenis tanaman pada tahun 1550 SM. Saat ini sudah ada lebih dari 1000 tanaman obat dan jenis nya pun sangat banyak. Tanaman TOGA saat ini banyak digunakan di lingkungan non industrial. Hal ini terjadi karena bahan-bahan herbal biasanya gampang ditemukan dan harganya pun murah.

   Tanaman Obat yang akan saya bahas kali ini yaitu Daun Sirih. Daun Sirih adalah tanaman asli Indonesia yang tumbuh bersandar pada batang pohon lain. Daun Sirih ini memiliki nama ilmiah Piper Betle dari famili Piperaceae. Tanaman ini dikenal karena memiliki khasiat yang cukup banyak dan tidak susah untuk ditemukan. Daun Sirih ini memiliki senyawa aktif berupa alkaloid, saponin, tanin, favnoloid, polifenolad dan minyak asiri.

   Alkaloid adalah sebuah golongan senyawa basa bernitro yang kebanyakan heterosiklik. Yang ke-dua yaitu saponin adalah jenis senyawa kimia yang berlimpah dalam berbagai spesies tumbuhan. Lalu yang ke-tiga ada tanin yang artinya senyawa polifenol yang berasal dari tumbuhan. Yang ke-empat yaitu flavnoloid adalah kelompok senyawa bioaktif yang banyak ditemukan pada bahan makanan yang berasal dari tumbuhan. Lalu ke-lima yaitu polifenolad adalah kelompok zat kimia yang ditemukan pada tumbuhan. Lalu yang terakhir yaitu minyak asiri adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental.

   Alasan saya memilih Daun Sirih untuk diangkat menjadi artikel ilmiah populer ini karena daun Sirih bisa ditemukan dimana saja dan daun Sirih nya sendiri memiliki khasiat yang cukup banyak. Tanaman ini tidak langka seperti tanaman obat kamomil, safron dan lain lain. Sehingga kita tidak perlu bersusah payah untuk mencari tanaman ini, biasanya banyak orang yang menanam daun Sirih di rumah, kantor, sekolahan atau tempat tempat umum.

   Daun Sirih ini memiliki bentuk seperti daun pada umumnya. Tetapi daun Sirih ini memiliki khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh kita yang sangat banyak, seperti :

  • Bersifat anti kanker. Daun Sirih ini mengandung bahan kimia tanaman yang dapat meningkatkan kesehatan dan dapat melawan kanker.
  • Mengobati diabetes. Mengonsumsi daun Sirih dapat mencegah penumpukan radikal bebas dan menjaga kekebalan tubuh.
  • Obat mimisan. Dengan menggulung daun Sirih dan memasukannya ke hidung dapat membantu menghentikan pengaliran darah
  • Mengobati jerawat dan masalah kulit. Daun Sirih memiliki khasiat yang dapat mengobati jerawat, sariawan, alergi, gatal dan bau badan.

Di Indonesia daun Sirih tidak muncul dalam satu jenis saja, tetapi ada banyak jenis-jenis daun Sirih di Indonesia. Yang pertama ada Sirih hitam, warna batang sampai akarnya warna hitam dan katanya Sirih jenis ini memiliki hibungan dengan hal hal mistis. Yang ke-dua ada Sirih merah, jenis Sirih ini cukup jarang ditemukan di lingkungan karena Sirih jenis ini biasanya tumbuh di hutan. Yang ke-tiga ada Sirih putih, tumbuhan Sirih ini memiliki warna hijau yang bertotol totol putih dan memiliki manfaat untuk bagian sensitif wanita. Untuk yang ke-empat ada Sirih hijau, Sirih yang paling sering ditemui di sekitar lingkungan dan biasanya dimanfaatkan untuk obat mimisan. Yang ke-lima ada Sirih wulung, Sirih jenis ini bisa dibilang langka selain itu daun Sirih jenis ini juga biasa disebut Sirih keratin. Ciri ciri paling terlihat dari Sirih wulung ini yaitu muncul nya warna ungu pada daun jika disorot senter di bawah daun. Untuk yang ke-enam ada Sirih perak, Sirih ini biasanya dimanfaatkan dan dibudayakan sebagai tanaman hias, mungkin karena bentuk nya yang besar dan cukup unik. Untuk yang ke-tujuh ada Sirih gading, atau biasa dikenal sebagai Sirih belanda atau Sirih kuning. Jika dilihat dari penampilan fisik, daun ini sangat mirip dengan Sirih hijau. Hanya saja berbeda di keberadaan corak kuning pada daun. Yang ke-delapan ada Sirih jalu, Sirih jenis ini sangat sering dijadikan sebagai tanaman hias untuk di tempat makan, hotel, rumah dan tempat tempat lainya karena bentuk dari Sirih ini sangat bagus dan menarik. Yang ke-sembilan ada Sirih irian, Sirih jenis ini memiliki karakter khas dimana daun nya lebih lebar dibandingkan daun daun Sirih lainya. Diameter nya bisa mencapai 10 sentimeter dan uniknya Sirih ini biasa digunakan untuk lalapan. Lalu yang ke-sepuluh yaitu yang terakhir ada Sirih hati, Sirih jenis ini memiliki bentuk seperti hati, tidak heran kenapa namanya Sirih hati. Lalu Sirih jenis ini juga adalah jenis Sirih yang paling kecil dibandingkan yang lainya, karena Sirih jenis ini berukuran lebih kecil dari koin 100 perak.

   Tadi kita sudah membahas apa saja manfaat dan apa saja jenis jenis dari daun Sirih. Bagaimana cara mengkonsumsi daun Sirih itu sendiri, apakah dimakan daun nya, dioleskan, diminum. Sekarang kita akan membahas cara mengonsumsi daun Sirih. Biasanya jika kita mimisan, menggulung daun Sirih dan memasukannya ke hidung selama beberapa menit menjadi cara yang mudah untuk menghentikan mimisan. Lalu bagaimana cara mengonsumsi daun Sirih dengan cara yang lain? Jadi untuk cara yang ke-dua, kita bisa mengonsumsi daun Sirih dengan cara dibuat menjadi minuman. Cara membuat minuman dari daun Sirih yaitu :

  • Cuci bersih daun Sirih sekitar 5 sampai dengan 7 lembar daun
  • Masukan daun Sirih ke air yang sedang direbus, air yang dibutuhkan yaitu sekitar 300ml
  • Lalu tunggu sampai air menjadi hangat lalu diminum, untuk mendapatkan hasil yang maksimal kita bisa mengonsumsi minuman Sirih ini setiap tiga hari sekali.

   Setelah kita mengetahui apa saja manfaat, jenis jenis dan bagaimana cara mengonsumsi daun Sirih. Kita akan membahas tentang bagaimana cara menanam daun Sirih di rumah. Untuk menanam daun Sirih kita tidak perlu memiliki tempat yang sangat luas seperti taman atau kebun. Kita bisa menanam daun Sirih dengan mudah tanpa harus memiliki kebun, yaitu dengan menanam daun Sirih di pot yang berukuran tidak terlalu kecil atau besar. Langsung saja ke cara menanam nya.

   Jadi cara yang pertama yaitu kita harus membuat lubang sekitar 7 sentimeter ke dalam media tanam yang sudah diberi pupuk dasar. Setelah membuat lubang sekitar tujuh sentimeter, kita akan memasukkan bibit Sirih tersebut lalu menutup lubang yang sudah berisi bibit dengan tanah. Setelah itu kita hanya perlu menaruh pot yang sudah berisi bibit Sirih ke tempat yang terkena sinar matahari tetapi tidak terlalu panas. Setelah itu kita hanya menunggu Sirih tersebut tumbuh tunas dan letakan di sekitar tanaman rambat. Lalu merawat Sirih tersebut supaya tidak cepat mati dan tumbuh dengan hasil yang memuaskan. 

   Obat kimia adalah obat yang memiliki bahan kimia. Ciri ciri obat kimia yaitu bersifat paliatif. Bersifat paliatif artinya obat ini dapat menyembuhkan penyakit, tetapi jika obat ini menjadi pengendapan bisa menjadi racun yang sangat berbahaya bagi tubuh. Apa saja perbedaan obat kimia dengan obat herbal? Mari kita cari tahu. 

   Obat kimia : 

  • Bersifat paliatif. Jika obat ini menjadi pengendapan bisa menjadi racun yang sangat berbahaya bagi tubuh.
  • Bersifat sympthomatis. Hanya dapat menyembuhkan penyakit itu saja dan menghilangkan gejala saja.
  • Diproduksi menggunakan alat canggih. Yang berarti obat sudah tercampur obat kimia lainnya.
  • Reaksi penyembuhan cepat, jika dikonsumsi berlebihan dapat melemahkan organ tubuh yang lainnya.
  • Memiliki efek samping yang dapat menimbulkan iritasi lambung, hati, paru paru dan lain lain.

   Obat herbal :

  • Tidak menyembuhkan hanya satu penyakit, tetapi ke organ tubuh lain bahkan sampai akarnya
  • Diproduksi asli tanpa bahan kimia dan bebas toksin.
  • Bersifat kuratif, yang artinya benar benar menyembuhkan penyakit
  • Tidak menimbulkan efek samping. Asalkan diracik oleh ahli herbal
  • Terbuat dari rempah rempah atau bahan alami yang pasti memiliki khasiat yang banyak dan sangat berguna untuk tubuh kita.
  • Reaksi penyembuhan tidak secepat obat kimia, tetapi sudah pasti menyembuhkan penyakit

   Setelah kita membahas perbedaan antara obat kimia dan obat herbal, bisa disimpulkan bahwa obat herbal memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan kekurangannya. Dan bisa dibilang obat herbal lebih aman dibandingkan obat kimia sehingga menurut saya sendiri kita lebih baik menggunakan obat herbal dibandingkan obat kimia untuk menyembuhkan penyakit. 

   Oleh karena itu, sebaik nya kita menggunakan obat herbal daripada obat kimia karena sudah dibuktikan bahwa obat herbal menggunakan bahan alami dan tanpa bahan kimia sehingga hanya kecil kemungkinan ada nya efek samping dari obat herbal. Ayo kita hidup sehat dengan menggunakan obat herbal!. Mungkin segitu saja informasi yang ingin saya sampaikan, terima kasih sudah membaca artikel ini. Ayo hidup sehat!!!. 

Daftar pustaka :