Kisah Pilu Kolonialisme di Tanah Air

Judul Resensi: Kisah Pilu Kolonialisme di Tanah Air

 

Ditulis oleh: Adrien

Hasil gambar untuk poster bumi manusia

Tahun Rilis Film : 2019

Rating usia : 17+

Genre : Film tentang sejarah kolonial

Rumah Produksi : Falcon Pictures

Sutradara :  Hanung Bramantyo

Pemeran :  

Iqbaal Ramadhan

Mawar Eva de Jongh

Sha Ine Febriyanti

Ayu Laksmi

Donny Damara

Bryan Domani

Giorgino Abraham

Jerome Kurniawan

Durasi : 3 Jam



Pembuka

Halo nama aku Adrien, aku menonton film ini pertama kalinya bersama teman-teman ku saat pelajaran bahasa Indonesia. Yuk kita lihat di bawah ini bagaimana ceritanya. 



Sinopsis Film

 

Bumi Manusia menceritakan tentang kisah cinta Minke kepada Annelies Mellema. Minke di ceritanya adalah orang berdarah Jawa yang hidup di masa kolonial, sedangkan Annelies adalah keturunan Belanda dan Jawa yang ibunya adalah Nyai Ontosoroh yang berdarah Jawa. Minke berasal dari hinaan teman-temannya yang bahasa Inggrisnya monyet. Minke sebenarnya anak dari Bupati tetapi dia dilarang untuk berhubungan dengan Nyai Ontosoroh dan juga Annelies karena Nyai direndahkan derajatnya seperti binatang oleh ayah Minke. Bagaimanakah kelanjutan kisah Minke?

 

Ulasan Film

 

Yang aku suka dari film Bumi Manusia adalah latar tempat yang nyaris persis dengan kondisi latar tempat saat kolonial yang masih banyak persawahan dan juga bangunan kuno. Kostum yang digunakannya juga sesuai dengan zaman dahulu seperti delmannya, pakaian-pakaiannya dan juga pemerannya mirip dengan kejadian sebenarnya. Seperti suasana desa di film itu, bangunan Belanda yang sama seperti zaman dulu, dan juga perabotan serta kostumnya seperti zaman dahulu.

 

Hal yang aku kurang suka dari film ini adalah durasi waktunya sangat panjang yaitu 3 jam. Di film ini juga ada tokoh-tokoh yang hanya muncul sekali saja dan juga tidak diceritakan lagi. Seperti saat adegan awal-awal yaitu pelukis yang bertemu dengan Minke dan juga orang yang meracuni Robert Mellema yang tiba-tiba muncul dan tidak ada penjelasannya. Dan juga  cerita di film ini juga alurnya agak acak-acakan karena adegannya banyak yang muncul secara tiba-tiba. Contohnya saat awal-awal bertemu dengan pelukis, setelah itu langsung muncul adegan Minke sedang mau berangkat dengan temannya ke rumah Nyai Ontosoroh.




Penutup/Simpulan

 

Aku merekomendasikan teman-teman yang suka film zaman kolonial untuk menonton film Bumi Manusia karena suasana di film ini masih seperti zaman Belanda dan juga ceritanya lumayan seru dan juga membuat kita penasaran.



Rating/nilai Film Secara Keseluruhan: [Skala 7/10] 

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –