Judul Resensi : Cerita Malam Halloween dengan ending yang menggantung.
Ditulis oleh Karel Knoch
Penulis : R.L Stine’s
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal buku : 152
Diterbitkan pertama kali pada Oktober 1995
Diterbitkan sebelum 2 buku lainnya yang berjudul “Misteri hantu tanpa kepala” dan “Pasangan si boneka hidup”
Buku Goosebumps: Topeng Hantu (cover Baru) | Bukukita


R.L Stine's sering membuat ending dari seri buku Goosebumps nya dengan ending menggantung, sudah ada sekitar 5 buku seri Goosebumps yang sudah aku baca. 3 diantara nya memiliki ending menggantung sementara 2 lainnya memiliki ending plot twist.
Pokoknya endingnya selalu membuat kita ingin membeli buku lainnya.

Sinopsis Novel
Cerita ini menceritakan tentang kehidupan remaja yang bernama Carly Beth yang memiliki sifat penakut dan muak dijahili oleh dua sahabatnya yang bernama Chuck dan Steve. Di depan sahabatnya ia selalu mengaku ia adalah seorang pemberani tetapi selalu jatuh ke jebakan jahil sahabatnya.
Singkatnya malam halloween sudah dekat. Ia hanya diam di rumah karena tidak tahu harus melakukan apa, ia mau menggunakan kostum yang mengerikan untuk membalas kejahilan 2 sahabatnya tetapi di rumahnya hanya ada kostum ayam dengan bulu-bulu putih yang menyebalkan. Saat sudah jam 12, ketika malam Halloween tiba ia baru teringat ada toko topeng di dekat rumahnya. Saat siang ia sudah lihat-lihat toko itu tapi toko itu sedang tutup. Kemudian Carly langsung bergegas pergi ke toko topeng itu untuk mendapat kan sesuatu yang mengerikan agar bisa membalas temannya. 
Ketika sampai di toko itu ia putus asa karena toko itu sudah tutup tetapi ia memaksa menggedor pintu nya sampai terlihat dari dalam ada pria berpakaian jubah hitam datang ke arah nya. Carly berpikir itu adalah kostum pemilik toko karena sedang Halloween. Ia di perbolehkan masuk oleh pemilik dan disuruh lihat-lihat dulu. Pemilik merekomendasi kan topeng-topeng mengerikan yang dijual disana tetapi Carly Beth tidak puas, ia ingin sesuatu yang sangat mengerikan. Carly melihat ada pintu terbuka di bagian belakang toko. Pemilik nya sedang melihat-lihat topeng untuk direkomendasikan dan Carly menyelinap masuk ke ruangan tersebut. Ia menemukan banyak topeng-topeng yang sangat realistis. Tubuhnya terasa terpanggil ke topeng di ujung ruangan itu. Ia mendekati topeng tersebut dan memakai nya. Ia sangat puas dengan topeng itu.
Pemilik toko menyadari hal tersebut dan berusaha menghindari Carly untuk menyentuh topeng-topeng tersebut tetapi sia-sia, Carly Beth sudah menggunakan topeng tersebut. Topeng-Topeng lainnya mulai bergerak-gerak seperti marah dan mengeluarkan suara-suara mengerikan. “Terlambat” kata pemilik toko nya. Pemilik menyuruh Carly Beth untuk kabur dari tempat ini bersama dengan pemilik toko tersebut. Mereka dikejar oleh topeng-topeng lain. Sampai suatu saat pemilik tidak cukup cepat untuk kabur dari para topeng. Di saat-saat terakhirnya pemilik toko ia memberi pesan pada Carly bahwa satu-satu nya cara untuk melepaskan kutukan adalah lambang cinta.
Singkat cerita ia masih senang mendapat topeng walaupun habis melewati kejadian sangat mengerikan. Ia bertemu 2 sahabat nya di tengah jalan. Terlihat 2 sahabat nya sudah mempunyai beberapa permen hasil menakuti tetangga. Carly Beth mendekati mereka dan menakutkan mereka. Hal yang membuatnya puas. Kedua sahabatnya beneran ketakutan sampai melempar semua permen yang mereka punya. Carly beth sangat puas karena sebelumnya ia tidak pernah berhasil menjahili 2 sahabat nya.
Singkat cerita lagi. Ia menelpon sahabat lainnya yang kebetulan sesama perempuan. Sahabatnya datang ke rumahnya dan awalnya kaget dengan topengnya tapi lama-kelamaan sudah terbiasa karena tahu itu temannya. Keluarganya juga sudah bilang topeng itu terlihat sangat realistis. Seperti menyatu dengan kepalanya. Mereka berdua bersenang-senang di malam Halloween sampai suatu saat Carly tiba tiba bersikap aneh. Seperti menghancurkan buah apel didepan yang memberikannya dan melempar apel ke jendela tetangganya. Temannya menegur Carly karena sikap nya yang tiba-tiba tidak sopan. Saat ini Carly tidak tahu apa yang salah dengan sikapnya karena ia merasa itulah sikapnya. Teman nya meninggalkan nya karena sikapnya makin aneh dan Carly mulai berjalan dengan Kaki dan tangan seperti binatang buas. Ia baru menyadari bahwa topeng nya tidak bisa dilepas. Tidak ada ujung nya. Lalu ia teringat yang dikatakan pemilik toko.
Untuk melepaskan Topeng dibutuhkan lambang Cinta. Carly Beth cukup lama memikirkan apa yang dimaksud sampai ia teringat dulu ibu nya pernah membuat patung kepala Carly Beth sebagai tanda kasih sayang. Ia bergegas mengambil patung tersebut dan menggunakan nya. Ia juga bingung bagaimana ia bisa menggunakan kepala patung tetapi kejadian itu benar-benar terjadi dan ia menemukan ujung dari topeng itu.
Ia melepaskan topengnya dan menyimpannya dikamar. Kemudian ketika ia pergi sebentar kemudian balik lagi ke kamarnya ia melihat adiknya sedang menggunakan topeng tersebut.
Ending yang menggantung…
Ulasan Buku.
Aku sempat riset di internet tentang apa kelanjutannya. Aku menemukan ada
Goosebumps : Topeng Hantu 2 , tokoh utamanya memang laki-laki tetapi itu bukan adik nya Carly Beth. Jadi ini sudah beda cerita.
Kutipan yang paling berkesan adalah kutipan di awal cerita “aku bukan penakut”
Karena menggambarkan sifat awalnya yang ditargetkan untuk dihilangkan.
Buku ini seru tapi aku sudah lumayan melupakan isi nya, sebenarnya lebih panjang tapi aku singkat agar tidak memakan waktu.


Rating Cerita 7/10

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –