Cerita sejarah Eropa dan Pribumi (Bumi Manusia)

Judul Resensi: Bumi Manusia: Cerita Legendaris Datang Ke Layar Lebar

 

Ditulis oleh: Milo

 

 

 

Image result for bumi manusia

 

Tahun Rilis Film : 2019

Rating usia : 17+

Genre : Drama/Drama Sejarah

Rumah Produksi : Falcon Pictures

Sutradara : Hanung Bramantyo

Pemeran : Iqbaal Ramadhan

Mawar Eva de Jongh

Sha Ine Febriyanti

Ayu Laksmi

Donny Damara

Bryan Domani

Giorgino Abraham

Jerome Kurnia

Durasi : 181 Menit (3 Jam 1 Menit)


Pembuka

 

Film Bumi Manusia adalah film yang diadaptasi dari cerita di buku ke sebuah film. Buku Bumi Manusia diterbitkan pada tahun 1980 dengan penulis yaitu Pramoedya Ananta Toer dengan buku setebal 551 Halaman. Film ini dibuat untuk menerjemahkan atau menggambarkan lebih jelas dengan apa yang sudah tertulis di buku sebelumnya, karena menurutku pribadi bahasa di buku Bumi Manusia sulit untuk dimengerti. 

Sinopsis Film

 

Ceritanya dimulai dari Minke (Pribumi)  yang diajak pergi ke Wonokromo untuk menemani Robert Suurhof (Eropa). Robert Suurhof adalah sahabat dari Minke dari sekolahnya di H.B.S, Minke adalah siswa yang pintar dan bijak di sekolah maka Robert Suurhof berani mengajak Minke ke Wonokromo untuk menemaninya bertemu dengan Robert Mellema (Eropa). Saat Minke dan Robert Suurhof sampai di Wonokromo, mereka bertemu dengan Robert Mellema, Nyai Ontosoroh dan Annelies. Minke tidak disambut dengan ramah oleh Robert Mellema namun sangat berbeda dengan Annelies dan Nyai Ontosoroh yang menyambut Minke dengan sopan dan mengajaknya berkeliling rumah. Keesokan harinya Minke dan Robert Suurhof berencana untuk pulang dan kembali ke sekolah namun Annelies dan Nyai Ontosoroh mengajak Minke untuk tinggal di Wonokromo untuk beberapa saat namun keadaan tidak mendukung hal tersebut maka Minke berjanji tidak lama lagi akan kembali ke Wonokromo. Robert Suurhof yang mengetahui kedekatan Minke dengan Annelies menjadi cemburu dan di sekolah Robert Suurhof jadi menjelekan warga pribumi, terutama Minke. Setelah sekian lama bersekolah Minke kembali ke Wonokromo dan tinggal di sana untuk beberapa saat kedepan.  Banyak perilaku Robert Mellema yang memojokkan Minke saat Minke tinggal di Wonokromo. Nyai berusaha untuk memisahkan konflik tersebut namun karena Minke adalah pribumi maka ia harus selalu menuruti dan mengalah atau tidak Minke akan terjerat kasus hukum. Minke dan Annelies menjadi lebih dekat dan dekat sehingga mereka memutuskan untuk menikah. Selama proses menuju pernikahan tersebut banyak masalah yang mereka lalui bersama Nyai ber-3. Dengan susah payah Nyai dan Minke yang meminta keadilan kepada bangsa Eropa yang sangat egois dan menindas manusia pribumi. Tiba lah suatu saat Suami Nyai meninggal dunia karena diracun oleh pemilik rumah pecandu di daerah Wonokromo sana.  Semua kejadian dan masalah dilalui dan tiba lah Annelies dan Minke menikah, namun setelah menikah masih banyak masalah di keluarga Nyai namun semua itu diselesaikan oleh Nyai Ontosoroh dan Minke sebagai kepala keluarga baru di keluarga Annelies.                                                                   


Ulasan Film

 Image result for

 Image result for

 

Cerita Film Bumi Manusia sangatlah menarik dan membuat banyak rasa penasaran saat menontonnya. Film ini memiliki banyak pelajaran yang bisa diambil, makna-makna di setiap adegan yang terjadi di Film Bumi Manusia ini. Selain banyak makna yang bisa diambil, pemeran-pemeran di Bumi Manusia ini sangat menjiwai jadi setiap karakter tokoh, watak sangat terlihat jelas serta sifat setiap karakter yang tampil di film Bumi Manusia ini. Selain kelebihan yang ada di cerita film ini, ada beberapa scene/adegan yang bisa dibilang tidak baik atau kurang baik untuk ditonton oleh anak di bawah usia 17 tahun (Ada unsur kedewasaan di 3 adegan), lalu tempat di mana rumah yang sering di kunjungi Robert Mellema dan ayahnya. Namun di adegan tersebut banyak memiliki makna atau filosofi yang bisa kita ambil dengan pandangan warga pribumi terhadap orang-orang asing di sana. 

 

Selain alur cerita di dalam film, durasi film yang terlalu lama juga membuat lelah dan pusing karena intensitas melihat layarnya tinggi dan terlihat lebih sering dibanding film yang 1 jam atau 2 jam saja. Pemilihan tempat shooting sudah baik, tempatnya bagus dan memiliki nilai estetika yang cukup tinggi karena suasananya sangat terasa di zaman Belanda tersebut. Tokoh yang bermain juga sangat banyak orang belanda asli, jadi kita bisa melihat lebih jelas situasi dan kondisi saat masa tersebut di mana pribumi sangat dipandang rendah oleh kaum Eropa. Pemilihan baju dan makeup setiap tokoh sudah sangat baik dan cocok dengan orangnya, makeup tidak terlalu menonjol sehingga enak dilihat dan bisa menyatu warnanya dengan suasana tema yang telah ditentukan. Sinematografi sudah sangat bagus dan baik, setiap angle bisa didapatkan untuk melihat ke segala sisi jadi bisa melihat banyak benda atau unsur lain yang mewarnai filmnya. Untuk rating yang boleh menonton seharusnya di umur remaja karena banyak adegan yang mengandung unsur kekerasan dan mengandung unsur kedewasaan jadi harus lebih melihat lagi tema dan membaca ulasan orang yang sudah pernah menonton.


Penutup/Simpulan

 

Film Bumi Manusia bagus dan sangat menarik namun banyak unsur dan adegan yang hanya boleh ditonton oleh kalangan orang dewasa


Rating/nilai Film Secara Keseluruhan: 7/10

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –