Pindah ke Desa

Manusia yang sejatinya makhluk sosial telah tercerai-berai, digilas egoisme kapitalistik. Kita telah kehilangan tribe. Ibarat kucing dipaksa hidup dalam air layaknya ikan. Itu sebabnya banyak yang megap-megap tak bahagia. Meski tinggal di tengah keramaian kota yang hiruk-pikuk, namun sering merasa sepi. Mari menepi. Mari kita kembali ke alam. Kak Andy sudah lama mewacanakan ini dan ada beberapa kawan yang tertarik. Mungkin pandemi ini momentum buat kita. Ayo kita bikin desa seperti Auroville di India. Kak Andy jadi kepala sukunya.

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Email me when people reply –

Replies

  • Apakah memungkinkan kita mengalami nilai-nilai seperti di desa, tapi merajutnya kembali melalui gerakan dan komunitas di perkotaan?


    Bibit-bibit nilai desa / kearifan lokal khas Indonesia saya lihat masih banyak ada di perkotaan, misalnya di daerah tempat saya tinggal (sukasari pasteur), kemarin dihidupkan lagi "perelek", sumbangan beras sukarela setiap rumah untuk dimasak di dapur umum dan dibagikan gratis ke warga yang membutuhkan. Belum lagi bermunculan gerakan seperti dapur musafir (Kak Yudha dan Kak Sarita) yang mengumpulkan donasi bahan makanan, memasaknya bersama-sama secara ceria dan membagikannya gratis secara berkala.

    Di Semi Palar ada kebun belakang (kang Misbah, ortu Kiran TK-A) yang membangun permakultur di kota (jalan pesantren), ada bojong permakultur (Pak Yunus), ada kebun jingga di KBP (Ibu Yuli sekeluarga) dan sebagainya.

    Bagaimana kalau titik-titik pergerakan gaya hidup berkelanjutan dan slow living tersebut dijadikan hub bagi masyarakat (dimulai dari warga Semi Palar)  untuk mengamplifikasi nilai-nilai desa yang kita impikan? platform seperti ririungan ini juga jadi salah satu media untuk merajut dan mengamplifikasi gerakan tersebut agar hadir dalam kehidupan urban kita yang sudah sangat sepi ini kan ya?

  • Menarik - ternyata salah satu pendekatan mendasar dari Auroville adalah dari pendidikan... 

    • Sudah sesuai banget dengan Smipa.

  •  Sementara saya punya satu blogpost yang menuliskan tentang ini... Kalau berkenan boleh mampir ke sini...

    • Itu berarti panggilan jiwa, Kak Andy.

  • Belum banyak yang tahu bahwa di SemiPalar ada grup WA namanya PhD (Pengen Hidup Di Desa)

    Silakan klik di sana... beberapa teman banyak berwacana tentang hal ini... :)

    PhD (Pengen Hidup di Desa)
    Grup ini muncul setelah Smipa Solar Project (yang digulirkan bersama teman-teman KPB dan rekan-rekan orangtua) kami tuntaskan beberapa waktu lalu – u…
  • Buat sebagian besar orang wacana ini seperti ide (maaf) gila... Tapi ayo teman-teman lain apa bagaimana pemikirannya kita tumpahkan di sini... 

This reply was deleted.