Review Virtual Gallery App : DEMPTYSPACE

Review Virtual Gallery App : DEMPTYSPACE

mantemen.. saya coba ngereview satu app yang menurut saya menarik dan masi berhubungan dengan dengan gelaran karya.

Β 

...

Berikut video perkenalan app tersebut

VIDEO REVIEW VIRTUAL GALLERY APP

dan ini lanjutan review tertulisnya

ULASAN WORDPRESS : D EMPTYSPACE

Β ...

Β 

Siapa ajah terbuka untuk kasi masukan yaaa

karena saya yakin bisa belajar dari siapa aja πŸ˜„πŸ™πŸΌ

ditunggu yah inputnya..

Β 

Terima Kasih,

Β 

.kuri

(terima kasih untuk anug, bubuy & aileen untuk grup diskusinya πŸ™πŸΌ)

Β 

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Comments

  • Keren... menarik... πŸ‘πŸ€—

    Pertanyaannya... bisa diembed ga yaa... πŸ€”

    • Sudah ketemu yang bisa diembed Kak... tapi nanti ketika dibuka, kita perlu nunggu sampai seluruh karya selesai didownload. Setelah semua selesai didownload, kita sudah bisa jalan-jalan secara virtual reality melihat setiap karya.

      Oh iya, VR gallery ini sudah ada fitur chat-nya juga seperti yang kemarin kita bayangkan...para pengunjung galeri bisa bercakap-cakap membahas karya-karya yang mereka lihat.

      https://semipalar.ning.com/groups/klab-sketsa/home

      Klab Sketsa
      Rumah Virtual - Ruang Interaksi Keluarga Besar Semi Palar. Tempat kita menjalin koneksi dan berbagi gagasan untuk peradaban yang lebih baik.
    • dEmptyspace gak bisa ka. Sayang bgt yah πŸ₯Ί

      Saya ama temen2 masi cari-cari & pelajari .

      ditunggu update coco'oan saya dan temen2 berikutnya yah ka.. πŸ˜‚πŸ™πŸΌ

    • Tapi sayangnya kalo kita buka di aplikasi Android, gedung galerinya jadi hilang. Cuma bisa lihat lukisan-lukisannya saja secara VR.Β 

      https://youtu.be/giQwAwePiVY

      Β 

    • kooqq ilaaangg πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ jadi liatnya haris pake browser pak ahkam?

    • Hehehe, iya Bu Kuri, yang ini masih harus pakai browser liatnya...

    • gak papa paaaakk... ini juga uyuhaan πŸ˜‚ini perkembangannya bagus lhoo.... bravoooo πŸ˜ŽπŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ₯³

This reply was deleted.

Pindah ke Desa

Manusia yang sejatinya makhluk sosial telah tercerai-berai, digilas egoisme kapitalistik. Kita telah kehilangan tribe. Ibarat kucing dipaksa hidup dalam air layaknya ikan. Itu sebabnya banyak yang megap-megap tak bahagia. Meski tinggal di tengah keramaian kota yang hiruk-pikuk, namun sering merasa sepi. Mari menepi. Mari kita kembali ke alam. Kak Andy sudah lama mewacanakan ini dan ada beberapa kawan yang tertarik. Mungkin pandemi ini momentum buat kita. Ayo kita bikin desa seperti Auroville di…

Read more…
7 Replies · Reply by Agni Yoga Jun 6

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.