tealovers (4)

AES#24 Genmaicha Tea

Selamat malam, kali ini saya mau membahas jenis teh terakhir, genmaicha tea.

Dari penampakannya saya sendiri baru melihat jenis teh genmaicha ini, selain daun teh kering ada bentuk seperti beras tapi menyerupai popcorn dalam ukuran mini. Menurut saya rasanya yang paling enak dari empat jenis teh yang saya bahas sebelumnya. Teh genmaicha ini terasa lebih creamy, rasanya cukup unik.

Saya mencari referensi tentang teh jenis ini, ternyata dalam genmaicha mengandung beras merah panggang khas Jepang. Karena perpaduan inilah, rasanya agak sedikit pedas (jadi bukan creamy seperti perkiraan saya ya…) dengan kandungan kafein yang lebih sedikit dari jenis teh hijau. Kabar gembira bagi kalian yang punya alergi, teh genmaicha ini gluten-free dan sugar-free. Sehat banget ya!!!

Genmaicha ini sendiri terdiri dari kata genmai (beras merah) dan ocha (teh) dalam bahasa Jepang. Teh yang digunakan adalah jenis Sencha (salah satu jenis teh hijau yang banyak dibudidayakan di Jepang). Menurut orang Jepang, beras merah yang dipanggang lebih baik daripada yang ditumbuk, karena memberikan aroma dan rasa yang khas, yaitu ‘pedas’. Genmaicha hanya memiliki kandungan kafein 1/30 dari kopi.

Adapun nutrisi yang terkandung dalam genmaicha; Catechin, Theanine, Vitamin C, Vitamin B-complex, Vitamin E, dan Gamma-oryzanol. Yang memiliki manfaat sebagai berikut; 

  1. Teh genmaicha yang mengandung teh hijau bisa menjadi pengobatan untuk gangguan kulit seperti psoriasis dan ketombe.
  2. Katekin yang terkandung dalam genmaicha dapat menyerap kelebihan lemak dan gula pada tubuh.
  3. Vitamin, mineral, maupun serat makanan yang terkandung dalam genmaicha dapat mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan usus.
  4. Mengonsumsi genmaicha secara teratur dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, lebih banyak kalori yang dikonsumsi, lebih banyak lemak tubuh yang terbakar.
  5. GABA (γ‐aminobutyric acid) dapat menurunkan kadar kolesterol, dan Gamma-oryzanol memberi efek mengurangi resiko diabetes dan obesitas. Selain itu dapat memberikan efek rileks, mengurangi rasa cemas dan frustasi.
  6. Katekin berfungsi sebagai anti bakteri yang dapat membantu mencegah masuk angin, racun makanan, maupun bau mulut.
  7. Vitamin B-complex membantu memulihkan tubuh dari rasa lelah.
  8. Kaya vitamin yang dapat mencegah penuaan dini, bintik di wajah, keriput, dan kulit kendur dan memproduksi kolagen dalam tubuh.

Waktu untuk meminum genmaicha akan berpengaruh pada fungsinya. Bila diminum sebelum makan untuk menurunkan kadar glukosa didalam darah. Jika diminum bersamaan dengan jam makan, dapat membantu menurunkan kolesterol dan membakar lemak tubuh. Diminum hangat sangat direkomendasikan setelah makan untuk memperlancar pencernaan.

Teh genmaicha cocok diseduh dengan air mendidih, diamkan selama 2-3 menit. Namun, ada beberapa yang berpendapat genmaicha lebih tepat diseduh dengan air hangat untuk mendapatkan rasa yang pas. Ya… ini sih tergantung selera...

Yang pasti dan jelas, teh genmaicha,, tepat dinikmati sore ini sambil nonton Musik Sore Smipa… Ashooyyy!!!


Salam,

Read more…

AES#23 Green Tea

Teh hijau disebut-sebut sebagai salah satu minuman paling sehat karena mengandung antioksidan yang tinggi. Namun, diantara empat jenis teh yang saya coba, teh hijau ini yang paling pahit rasanya. Meski sudah ditambah gula, rasa pahitnya masih terasa di lidah. O iya, menurut saya kurang cocok ditambah madu.

Dibalik rasanya yang pahit, teh hijau menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh:

  1. Polifenol yang terkandung dalam teh hijau termasuk katekin yang berfungsi sebagai antioksidan yang berguna untuk tubuh.
  2. Teh hijau mengandung lebih sedikit kafein daripada kopi. Walaupun begitu, kandungan L-theanine yang sama fungsinya dengan kafein untuk meningkatkan fungsi otak.
  3. Teh hijau dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan meningkatkan pembakaran lemak.
  4. Senyawa bioaktif dalam teh hijau dapat memiliki berbagai efek perlindungan pada otak, salah satunya mengurangi risiko demensia pada orang dewasa yang lebih tua.
  5. Katekin dalam teh hijau dapat menghambat pertumbuhan bakteri di mulut, mengurangi risiko bau mulut.
  6. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah, yang dapat menurunkan risiko diabetes.
  7. Teh hijau dapat menurunkan kolesterol.
  8. Teh hijau sangat efektif untuk mengurangi lemak perut yang berbahaya untuk tubuh, hal ini baik juga untuk menurunkan berat badan.

Teh hijau ini banyak dikonsumsi oleh orang Jepang, yang kita tahu mereka memiliki hidup yang panjang. Saya membaca referensi tentang satu penelitian, peneliti mempelajari 40.530 orang dewasa Jepang selama 11 tahun. Mereka yang minum teh hijau paling banyak 5 cangkir atau lebih per hari, secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa studi. Dengan daftar kematian sebagai berikut:

  • Kematian karena semua penyebab: 23% lebih rendah pada wanita, 12% lebih rendah pada pria.
  • Kematian akibat penyakit jantung: 31% lebih rendah pada wanita, 22% lebih rendah pada pria.
  • Kematian akibat stroke: 42% lebih rendah pada wanita, 35% lebih rendah pada pria.

Penelitian lain yang melibatkan 14.001 orang tua Jepang menemukan bahwa mereka yang minum teh hijau paling banyak 76% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa studi 6 tahun.

Masuk akal ya jika melihat kandungan yang ada pada teh hijau, salah satunya polifenol sebagai antioksidan yang berguna bagi kesehatan tubuh, mengurangi resiko penyakit jantung, kanker, maupun stroke.

Menulis sambil menyeruput segelas teh hijau yang terasa sedikit pahit, seperti perasaanku hari ini yang entah kenapa sangat mellow dari pagi hingga petang ini… Berharap malam turun hujan deras… Aku ingin menenggelamkan diriku dalam tidur yang sangat dalam…


Salam,

 

Sumber: www.healthline.com 

Read more…

AES#22 White Tea

Masih tentang teh... Kali ini saya mau membahas teh putih.

Teh putih terbuat dari tanaman Camellia sinensis. Daun dan kuncupnya dipetik tepat sebelum mereka benar-benar terbuka, ketika mereka ditutupi oleh rambut putih halus. 

Teh hijau dan teh hitam juga dibuat dari tanaman yang sama. Namun, metode pemrosesan yang berbeda memberi mereka rasa dan aroma yang unik. Teh putih adalah yang paling sedikit diproses dari ketiga teh tersebut. Karena itu, teh putih memiliki jumlah antioksidan yang tinggi.

Rasa aslinya ada sedikit asam, kurang cocok jika dicampur madu. Bila ditambahkan gula, rasa asamnya bisa sedikit hilang. Diseduh dan diminum saat masih hangat, memberi rasa segar di tenggorokan. Bisa dinikmati panas atau dingin, sesuai selera.

Ini dia manfaat dari teh putih untuk tubuh kita:

  1. Polifenol yang terkandung dalam teh putih berfungsi sebagai antioksidan, membantu mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari radikal bebas.
  2. Polifenol dalam teh putih juga dapat membantu melonggarkan pembuluh darah, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mencegah kolesterol. Hal ini dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung.
  3. Teh putih adalah sumber kafein dan katekin (senyawa antioksidan alami) yang baik. Kedua senyawa ini mungkin memiliki efek membakar lemak dan meningkatkan metabolisme.
  4. Teh putih merupakan sumber fluoride, katekin, dan tanin. Senyawa ini dapat membantu melawan bakteri penyebab plak pada gigi.
  5. Polifenol dalam teh putih dapat menurunkan risiko resistensi insulin dan meningkatkan kontrol gula darah.
  6. Senyawa katekin dapat menurunkan risiko osteoporosis dengan meningkatkan pertumbuhan tulang dan menekan kerusakan tulang.
  7. Teh putih dan senyawanya dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat penuaan. Ini termasuk kerusakan eksternal dari sinar UV matahari dan kerusakan internal dari komponen seluler yang dapat membahayakan jaringan serat kulit.
  8. EGCG, yang ditemukan dalam teh putih dapat membantu melawan peradangan dan mencegah protein menggumpal dan merusak saraf, dua kondisi yang terkait dengan gangguan Alzheimer dan Parkinson.

Teh putih baik dikonsumsi dengan teratur untuk memberi manfaat pada tubuh. Proses pembuatan juga terbilang mudah. Cukup tambahkan teh putih ke dalam panci dan tuangkan air panas ke atas daun teh. Biarkan daunnya terendam selama lima sampai delapan menit, lalu saring dan sajikan tehnya. 

Idealnya, suhu air harus 75–85 °C. Hindari menggunakan air mendidih karena dapat merusak rasa lembut teh putih. Sebaliknya, didihkan air, lalu diamkan selama satu atau dua menit hingga dingin.

Sambil baca-baca tulisan teman-teman di atomic essay ini... Segelas teh hangat mendamaikan hati dan tubuh yang resah oleh hujan sejak sore tadi... (Tuh kan, terinspirasi tulisan Kak Mutia nih...)

 

Selamat nge-teh!!

 

Salam, 

Read more…

AES#21 Black Tea

Cuaca Bandung kayaknya lagi dingin-dinginnya ya… Paling pas menyeduh teh hangat, ditemani seupan cau

Seminggu lalu dapat kiriman empat jenis teh, black tea, white tea, green tea, dan genmaicha tea. Sembari nyicil nulis Miracle of 7, setiap hari saya mencoba setiap jenis tehnya.

9150479269?profile=RESIZE_710x

masing-masing teh memiliki aroma dan rasa yang khas, saya mencoba satu sendok makan tanpa gula untuk mencoba rasa aslinya kemudian baru ditambah gula atau madu untuk membandingkan rasa.

Bicara aroma saya tidak begitu bisa menjelaskan dengan kata-kata, kalian harus mencium aromanya sendiri. Dan, bicara soal rasa, ini juga sangat subjektif tergantung lidah masing-masing orang. Saya cerita berdasarkan persepsi saya tentu…

Disamping itu, saya juga mencari referensi tentang keempat jenis teh dan mencari manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi teh tersebut. Saya akan menceritakan keempat jenis teh ini.

Teh hitam, teksturnya halus, daunnya seperti dicacah, dan warnanya hitam. Rasa aslinya sedikit pahit namun tidak sepahit teh hijau. Ketika ditambah gula, rasa pahitnya masih tetap ada namun agak lembut. Teh hitam ternyata punya beberapa manfaat untuk tubuh loh:

  1. Mengandung sekelompok polifenol yang memiliki sifat antioksidan. Seperti kita tahu, mengkonsumsi antioksidan dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis dan meningkatkan kesehatan tubuh, serta membantu mengurangi perkembangan sel kanker.
  2. Mengandung flavonoid yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Minum teh hitam secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
  3. Teh hitam dapat membantu mengurangi kadar LDL. LDL dan HDL adalah dua jenis lipoprotein yang membawa kolesterol ke seluruh tubuh. Terlalu banyak LDL dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
  4. Polifenol dan sifat antimikroba yang ditemukan dalam teh hitam dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kekebalan usus (Usus menampung triliunan bakteri dan sebagian besar sistem kekebalan tubuh). 
  5. Minum teh hitam secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah.
  6. Teh hitam dapat membantu meningkatkan penggunaan insulin dan mengurangi gula darah.
  7. Teh hitam dapat membantu meningkatkan fokus karena kandungan kafein dan asam amino yang disebut L-theanine.

Cara menyeduh teh hitam: 2-3 gr daun teh diseduh dalam 180 ml air panas dan biarkan selama 3-5 menit atau sesuai selera. Jika suka yang pekat, ditambah daun tehnya dan direndam agak lama, sebaiknya disaring dulu sebelum diminum.

Untuk kalian yang mencari minuman rendah kalori dan tidak manis dengan lebih sedikit kafein daripada kopi atau minuman energi, teh hitam bisa menjadi pilihan yang tepat.

 

Selamat nge-teh!!!

Salam,


Sumber: www.healthline.com 

Read more…

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa