hening (3)

AES052 Keheningan itu adalah Kamu

Masih dalam upaya menjawab pertanyaan Who Am I atau Siapa saya? Salah satu pertanyaan terbesar yang perlu dijawab oleh setiap manusia. Setidaknya setiap individu yang ingin memahami dirinya sendiri. Memahami dalam pengertian manusia bisa menemukan makna dari hidupnya, dari eksistensinya

Filem ini salah satu filem yang bagi saya paling penting, dan perlu banyak ditonton oleh warga Smipa - selaras dengan konsep Menemukan Bintangku Sendiri. Menemukan, mengenal diri sendiri. 

You my friend are not your thoughts...
You are the thinker of the thoughts...
The thoughts come from you...
So where are you?
You are in the stillness, the silence between your thoughts...
That stillness, that stillness is you...

Paragraf kedua dari narasi yang dibacakan oleh Deepak Chopra menjelaskan semuanya. Menggaris-bawahi kenapa waktu hening jadi sangat penting buat kita manusia. Karena di dalam keheningan, di dalam diam itulah kamu akan berjumpa dengan dirimu sendiri. Saat kamu menghabiskan banyak waktu dengan dirimu sendiri dalam diam dan hening, di situlah kamu akan terkoneksi dengan diri sejatimu, your own true self

Esai ini jadi ruang  dan kesempatan saya berbagi temuan-temuan kepingan pemahaman yang terserak di sana-sini. Banyak sekali di antaranya, saya temukan di ruang digital - di mana ada orang-orang yang berbagi kebaikan melalui karya luar biasa yang mereka simpan di sini. Saya selalu berusaha menutup hari saya lewat waktu hening saya sebelum tidur mendengarkan, melihat filem-filem seperti di bawah ini, setelah saya menyelesaikan tulisan saya di ruang ini. Semoga bermanfaat. Salam bahagia, Selamat malam... 

|
|
|

The Stillness is You

Relax your body...
Observe your breath as it goes in and out...
Now move your awareness into the area of your heart...
Allow your ego to move out of the way...
And you will get in touch with your spirit...

Be grateful...

You my friend are not your thoughts...
You are the thinker of the thoughts...
The thoughts come from you...
So where are you?
You are in the stillness, the silence between your thoughts...
That stillness, that stillness is you...

And that you is the window to the infinite mind...
The mistery we call God is whispering to you in the silent space between your thoughts...
It is for this reason that the great wisdom traditions say, be still and know that I’m God...

Between every inbreath and every outbreath, is the stillness...
Between every thought that arises and every thought that subsides is the stillness...

Watch the stillness between your breath, between your thought.
Just observe, and then watch the one who is watching and as you listen to me now,
turn your attention to the one who’s listening

You have found the secret to that part of you that transcend space and time.
You have found the secret to that part of you that is immortal.
That part of you that fire cannot burn, water cannot wet,
wind cannot dry, weapons cannot shatter.

That part of you which is beyond fear,
that part of you that is without beginning without ending,
that part of you which is the divine in you.
You have found the secret to that part of you
that will continue to evolve as the universe evolves.

Now relax into your body and remember,
anytime the stress and the worries overwhelm you,
comeback into the sacred space of your heart.
You are the stillness, you are the silence between your thoughts.
Return to your stillness, that stillness, that silence is you…

|
|
|

Photo by Daniel Mingook Kim on Unsplash

Read more…

AES050 What's Next?

Ini esay saya ke lima puluh... Sayangnya saya lagi bingung juga mau nulis apa. Sejak siang tadi simpang siur segala berita tentang COVID dll. Adanya varian baru (lagi) setelah varian Delta, vaksinasi anak-anak dibuka, PPKM Jawa Bali hari ini dimulai, saya lihat foto-foto Bandung yang sepi di jalan-jalan protokol, termasuk ada orangtua baru yang tanya, kak Andy bagaimana semester depan? 

9198124892?profile=RESIZE_400xBeberapa esai saya menulis tentang waktu hening, tentang menemukan jawaban di dalam diri. Tapi entah hari ini belum ketemu juga. Yang ada hanya kebingungan. Mungkin saya berharap terlalu banyak juga.

Sambil bingung saya lihat-lihat posting teman2 di Ririungan. Saya baru ingat kak Tesa menuliskan tentang mencari solusi di dalam diri kita, di dalam hening – di mana kita bisa menemukan jawaban. Karena di sana Tuhan juga berdiam. Bener juga ya… Saya jadi ingat lagi siang tadi, salah satu quotes dari Sadhguru juga mengingatkan akan hal yang sama – untuk melihat ke dalam diri, dalam hening, di sana ada solusi untuk segalanya. Kalau diamati lebih jauh, Sadhguru bilang, bahwa yang akan kau temukan di dalam diri adalah ruang di mana ada solusi untuk segala sesuatu… Jadi ya solusi itu masih tetap harus kamu temukan. Tapi ya, solusi itu ada di sana. Di dalam diri kita adalah tempat untuk menemukan solusi.

Rupanya apa yang saya pikirkan – segala sesuatu yang mondar-mandir dalam pikiran saya, bikin semua jadi keruh, padahal untuk melihat dengan jelas, kita perlu mengendapkan segala sesuatu, supaya pikiran kita jernih…

Sepertinya yang bikin keruh adalah juga ekspektasi kita atas masa depan, padahal, seperti tulisan Fifin mengenai waktu. Waktu yang terus berjalan memberi kita pilihan sederhana, apakah kita bisa membiarkannya berlalu begitu saja atau memberinya makna.

Saat jawaban belum ada, ya begitulah adanya, mungkin jawaban belum waktunya hadir. Ada kalanya, pertanyaan nanti bagaimana perlu dijawab dengan bagaimana nanti… Maknai saat ini, syukurilah segala momen yang ada. Mengalir mengikuti waktu, momen demi momen, dalam hening… Jawaban akan hadir pada waktunya…

Saat ini saya memaknainya dengan penuh syukur, saat saya dapat jawaban dari apa yang dituliskan teman-teman di ruang ini… Luar biasa bukan? Terima kasih banyak teman-teman semua…

illustration : susatalan.com

Read more…

AES#12 Hening itu Penting

Hmm, tulisan ini masih nyambung dengan tulisan saya sebelumnya (AES#11 Menulis Untuk Siapa (dan Untuk Apa)? Dalam tulisan itu saya menggambarkan bagaimana menulis adalah sarana untuk mengambil jarak dari segala kesemrawutan pemikiran kita. Tulisan ini juga akan bercabang ke dua esai yang berbeda. Yang pertama tentang pentingnya hening bagi kita semua manusia modern yang seakan tidak pernah punya waktu untuk berhenti… Orang yang punya banyak kesibukan ibarat orang yang sukses (businessman, julukannya). Banyak bisnis, banyak kesibukan… Pertanyaan lanjutnya, adalah apakah kesibukan adalah tujuan utama hidup manusia?

Cabang yang kedua terkait sesuatu yang saat ini jadi ruang virtual kehidupan kita: apa yang disebut-sebut sebagai Media Sosial. Diskusi pagi ini di Escape bersama Rico dan Ahkam, sempat mengulas tentang ini, bagaimana media sosial yang jadi bagian dari kesibukan manusia dan sangat membanjiri pikiran manusia dengan segala sesuatu (yang belum tentu berguna) sangat membuat pikiran kita keruh dan tambah semrawut. 

Lalu apa inti dari tulisan ini? Intinya sederhana, semakin gaduh, semakin hiruk-pikuk hidup kita, hening menjadi semakin penting… Kenapa penting, karena di dalam ruang keheningan itulah kita bisa berjumpa dengan diri kita yang terdalam… di sisi terdalam hidup kita. Walaupun tampak sederhana, sejauh saya menelusuri topik ini, memang semakin lama semakin membukakan tanda tanya2 baru. Sisi dalam hidup manusia memang sisi yang jarang sekali ditelaah manusia modern. Kita dididik untuk banyak melihat sisi luar hidup manusia. Jadi tulisan ini sekedar jadi pengantar dari tulisan-tulisan lain yang mengupas mengenai hal ini.Tulisan ini juga terkait dengan apa yang saya tuliskan di posting sebelum ini - yang bertajuk Happiness Inside (Atomic Essay #09). Mudah2an saya bisa.

Sebagai pemicu, saya titipkan video keren bertajuk The Stillness Is You, yang narasinya dibawakan oleh Deepak Chopra. Sedikit tips saat menonton video ini, gunakan earphone, saya anjurkan menggunakan laptop dan klik tombol fullscreen supaya filem luar biasa ini bisa dicerap sebanyak-banyaknya oleh kita... 

|
|

The Stillness is You

Relax your body...
Observe your breath as it goes in and out...
Now move your awareness into the area of your heart...
Allow your ego to move out of the way...
And you will get in touch with your spirit...

Be grateful...

You my friend are not your thoughts...
You are the thinker of the thoughts...
The thoughts come from you...
So where are you?
You are in the stillness, the silence between your thoughts...
That stillness, that stillness is you...

And that you is the window to the infinite mind...
The mistery we call God is whispering to you in the silent space between your thoughts...
It is for this reason that the great wisdom traditions say, be still and know that I’m God...

Between every inbreath and every outbreath, is the stillness...
Between every thought that arises and every thought that subsides is the stillness...

Watch the stillness between your breath, between your thought.
Just observe, and then watch the one who is watching and as you listen to me now,
turn your attention to the one who’s listening

You have found the secret to that part of you that transcend space and time.
You have found the secret to that part of you that is immortal.
That part of you that fire cannot burn, water cannot wet,
wind cannot dry, weapons cannot shatter.

That part of you which is beyond fear,
that part of you that is without beginning without ending,
that part of you which is the divine in you.
You have found the secret to that part of you
that will continue to evolve as the universe evolves.

Now relax into your body and remember,
anytime the stress and the worries overwhelm you,
comeback into the sacred space of your heart.
You are the stillness, you are the silence between your thoughts.
Return to your stillness, that stillness, that silence is you…

|
|
|

 

Read more…

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa