fisikakuantum (1)

AES#05 Antara Habit Building dan Enerji

Sekian lama saya berpikir bahwa Hukum Kekekalan Enerji yang dirumuskan oleh eyang Albert Einstein adalah rumus fisika. Bekerja saat kita berbicara di ranah saintifik secara khusus bagaimana atom2 dan segala turunan enerji apakah itu suara, kalor dan lain sebagainya di alam kehidupan ini.

Ternyata lewat pandangan itu saya terjebak dalam paradigma yang dibangun sekian lama sejak dua tokoh besar, seorang filsuf Descartes dan Isaac Newton (fisikawan) – pada jamannya memilah dinamika kehidupan manusia yang begitu kompleks ke dalam dua ranah yang berbeda : sains dan spiritualitas. Peristiwa ini terjadi sekitar 300 tahun saat ada konflik cukup besar antara para ilmuwan dan agamawan. Sejak itulah pola pikir ini terbawa terus sampai hari ini di mana segala sesuatu dipandang dari 2 sudut pandang berbeda. Hal ini dikenal sebagai duality.

8945816489?profile=RESIZE_400xSekitar tahun 2009, saya berkenalan dengan apa yang disebut fisika kuantum – melalui sebuah DVD yang berjudul What The Bleep Do We Know. Satu dekade lebih sejak saya mengenal quantum physics. Bidang yang sudah sangat berkembang – dan saat ini banyak tokoh yang melihat ini sebagai titik temu antara sains dan spiritualitas. Menarik banget – setidaknya buat saya.

Hari ini saya melihat bahwa Hukum Kekekalan Enerji berlaku dalam hidup kita. Karena pada dasarnya segala sesuatu di alam semesta ini pada dasarnya adalan enerji yang termanifestasikan dalam berbagai bentuk – sebagai partikel ataupun gelombang. Emosi kita adalah gelombang, karenanya kita bisa merasakan orang lain yang sedang sedih atau sebaliknya sedang sangat bersemangat…

Bagaimana dengan habit building. Beberapa waktu lalu saya belajar bahwa untuk memanifestasikan sesuatu perlu enerji… Untuk mewujudkan sesuatu menjadi kenyataan, enerji perlu dimunculkan dalam 3 komponen : Intensi, Atensi dan Aksi… Sederhananya, ini adalah kombinasi dari Niat, Fokus dan Tindakan. Kalau satu saja ga lengkap, gagasan dan imajinasi tinggal gagasan atau imajinasi belaka. Dalam hal kebiasaan, satu lagi perlu ditambahkan : Repetisi.

Mudah2an semua yang mencoba ini juga belajar mengelola enerji dan mewujudkan sesuatu… resepnya sudah ada… mari mewujudkannya…

----

Di bawah ini saya simpan trailer filem What The Bleep Do We Know. Bisi ada yang penasaran. 

 

Read more…

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa