belajar (2)

AES02 - Kampus Mengajar

Dini hari tadi saya melihat pengumuman Kampus Mengajar yang merupakan salah satu program Kampus Merdeka. Alhamdulillah saya lolos untuk terjun mengajar ke sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan selama satu semester. 

Sebenarnya saya sangat gugup dan sangat semangat untuk melaksanakan tugas ini. Karena saya masih belum terbayang dengan sistem yang akan dilalui.

Saya jujur tidak berharap untuk lolos karena semester minimal harus semester 5, sedangkan saya UAS semester 4 saja masih dalam proses. Tetapi alhamdulillah sekali lagi saya lolos, semoga sekolah-sekolah yang ditargetkan bisa terus berkembang dengan baik.

Dalam Kampus Mengajar Angkatan 2 ini banyak sekali peserta yang mengikuti. Karena peran pemuda sangat besar untuk membantu pendidikan. Anak-anak yang baru masuk SD banyak yang mengalami Learning loss kendala yang sangat besar.

Pak Dirjen juga menekankan untuk memperkuat literasi yaitu belajar dengan berfikir. Saya sampai sekarang belum tahu ditugaskan dimana, tetapi teman yang Dosen Pembimbingnya sama dengan saya masih satu daerah. Kami mahasiswa harus berkolaborasi dengan sekolah untuk meningkatkan literasi dan numerasi di sekolah dasar pada masa pandemi.

Mungkin kedepannya saya akan menuliskan catatan tentang aktivitas saya sebagai mahasiswa.

Terimakasih 

Read more…

Hari ini hari terakhir kita semua menyiapkan guliran pembelajaran di TP17 ini. Kakak2 baru saja menuntaskan ulasan program, di mana kakak2 memaparkan dan berbincang tentang rencana pembelajaran, tema yang dirancang, kegiatan maupun proyek-proyek yang direncanakan. 

Filem di bawah ini saya dedikasikan untuk kakak2 Smipa yang tahun ini mengawal pembelajaran anak-anak di Smipa. Saya melihat filem ini sangat menggambarkan proses kita semua di Rumah Belajar Semi Palar, bahwa kakak-kakak Smipa, dalam praktiknya belajar juga, dalam prosesnya juga mengalami tantangan dan hambatan. Sejalan dengan itu, kakak perlu menyadari penuh bahwa kakak-kakak hadir di Semi Palar untuk membantu proses tumbuh kembang semua anak tanpa kecuali. Dengan demikian, kakak perlu berusaha mencari cara bagaimana memfasilitasi anak-anak yang didampingi belajar hari demi hari agar bisa terus membangun diri, mencoba, gagal, mencoba lagi, demikian seterusnya... 

Ekspresi yang ditampilkan tokoh utama dalam filem pendek ini (Mara) juga bagus ya kakak-kakak? Ada ekspresi bingung, ada ekspresi ketidak-tahuan, tapi Mara tidak berhenti berusaha. Mara terus berusaha mencari cara untuk membantu si kecil untuk bisa terbang dan... (selanjutnya silakan saksikan sendiri filemnya) supaya ga jadi spoiler.  Jangan lupa earphone / headphone dan klik/tap fullscreen ya kakak...  

 

Menurut saya filem ini dengan manisnya menggambarkan apa yang kakak2 kerjakan hari demi hari saat mendampingi anak-anak di Smipa. Semoga filem ini membantu kakak untuk menemukan BEING-nya kakak semua di awal Tahun Pendidikan ini.  Oh iya setelah tadi mengikuti ulasan program SD-Besar, filem ini nyambung banget ya sama judul tema yang dirancang untuk tema pertama ini. Menutup esai pendek ini, silakan memaknai filem di atas ini buat kakak2 semua. Semoga berkenan. 

 

Read more…

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa