#physicaldistancing #stayathome (1)

Sudah masuk pekan ke 3 semenjak proses pembelajaran yang biasanya dilaksanakan di sekolah menjadi pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan sistem daring. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir penyebaran dari COVID-19 yang sudah berstatus pandemi. Baru beberapa hari saya memiliki kesempatan secara langsung berinteraksi dan terlibat langsung dalam pembelajaran di Semi Palar, namun apa daya yang sudah direncanakan pun harus kita susun kembali karena situasi ini.

 

Di pekan pertama kami ditugaskan membuat LKS serta juga melihat proses Kakak mengalih wahanakan pembelajaran. Pada saat minggu tersebut saya mencoba mempelajari bidang studi di SD dan SMP serta mempelajari apa yang terjadi hari ini di dunia ini dengan virus ini. Serta diskusi menyenangkan di grup whatsapp tentang beberapa hal yang terjadi hari ini dan perihal Smipa sendiri. Termasuk pasrah ketika di akhir minggu yang tadinya saya akan menyelenggarakan pertunjukan teater boneka harus ditunda untuk mengurangi ruang temu dengan banyak orang yang akan memudahkan penyebaran virus ini. Pertanyaan muncul di dalam kepala, sejalan dengan pemberitaan yang makin membabi buta perihal virus di berbagai kanal media. Ketakutan pun muncul dalam diri, tapi tidak boleh terus seperti itu dikuatkanlah dengan menyaring berita dan informasi yang bisa diikuti.

 

Pekan kedua, mulailah terjadi kegamangan, dikarenakan terbiasa dengan aktivitas di luar rumah. Ini adalah kali pertama berdiam diri cukup lama di rumah. Sempat merasa seperti energi di dalam diri mulai menghilang secara perlahan. Saya terus berusaha untuk produktif dengan menulis ulasan dan kritik pertunjukan, membaca berbagai buku dan lainnya. Saya mulai menyadari bahwa manusia harus siap dengan perubahan yang cepat, harus bisa menjadi sosok yang dinamis akan satu situasi. Bagaimana kita harus adaptasi dengan keadaan saat ini dan kita harus bisa tetap produktif walaupun kita berdiam diri di rumah. Kesulitan pasti dihadapi dan sampai detik ini saya pun masih berusaha untuk mencari alternatif-alternatif inovasi dalam berkegiatan di situasi seperti ini. Memang tidak seideal ketika kita bisa berinteraksi secara langsung, tetapi kita harus terus mencari jalan untuk kita bisa tetap hidup.Pembelajaran yang juga sebenarnya luar biasa di situasi seperti ini adalah bagaimana juga kita jadi lebih saling menghargai yang ada di sekitar kita agar tidak saling menularkan satu sama lain.

Read more…

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa