Bumi Manusia, Belajar Menjadi Manusia

Bumi Manusia, Belajar Menjadi Manusia

 

Ditulis oleh: Rain




Tahun Rilis Film : 15 Agustus 2019 (Indonesia)

Rating usia : 17 +

Genre : Romance, Drama, History

Rumah Produksi : PT Falcon

Sutradara : Hanung Bramantyo

Pemeran : Iqbaal Ramadhan

                  Mawar Eva de Jong

                  Sha Ine Febryanti

                  Ayu Laksmi

                  Donny Damara

                  Bryan Domani

                  Giorgino Abraham

                  Jerome Kurniawan

Durasi : 3 jam 22 detik 



Pembuka

 

Nama saya Rain dan saya akan membuat resensi mengenai film Bumi Manusia yang terdiri dari cerita singkat Bumi Manusia (belum terlalu detail ceritanya) dan ulasan terhadap film tersebut menurutku.

 

Film bumi manusia menceritakan mengenai 2 orang anak yang saling menyukai satu sama lain pada awal abad ke-20.

 

Semoga resensi ini dapat membantu Anda sekalian yang ingin mengetahui sebenarnya film Bumi Manusia ini.



Sinopsis Film

 

Ada seorang anak bernama Minke, ia adalah seorang pribumi namun ia sekolah dan berpendidikan tingkat Eropa, ia sekolah di Hogere Burger School (HBS) pada abad ke-20 yang suatu hari diajak temannya yang bernama Robert Suurhof mengunjungi ke rumah keluarga Mellema di Boerderij Buitenzorg di Wonokromo. Pada akhirnya Minke pulang karena Minke pikir ia harus segera pergi karena ayah dan kakak Annelies tidak menyukai Minke dan menyebabkan beberapa keributan.

 

Keesokan harinya, Minke diajak untuk mengunjungi Wonokromo lagi dan Annelies menceritakan kisah kehidupan ibunya dulu. Minke terinspirasi untuk menulis artikel mengenai kehidupan Ontosoroh di koran Surabaya dengan nama samaran Max Tollenaar. Malam harinya, Minke tiba-tiba ditangkap polisi karena tulisannya yang ia buat di hari yang lalu.

 

Akhirnya Minke kembali ke rumahnya yang disambut dengan kemarahan ayahnya karena berhubungan dengan Annelies. Ayahnya marah karena hubungan tersebut dinilai meninggalkan tradisi dan budaya Jawa. Kemudian Minke pulang lagi ke Wonokromo. Di sana, ia sudah ditunggui oleh Annelies. Di perjalanan menuju Boerderij Buitenzorg,  Minke dibuntuti dan dimata-matai oleh seseorang gendut, namun ia berhasil kabur. Lalu beberapa hari kemudian mata-mata tersebut balik lagi dan memata-matai rumah Annelies . Pada akhirnya, Minke mengejar mata mata tersebut bersama Darsam hingga ke rumah pelacuran. Di sana, Darsam menemukan ayahnya Annelies yang meninggal karena keracunan dan Maiko melarikan diri.

 

Pada akhirnya Minke harus merelakan dirinya untuk membiarkan kepergian Annelies ke Belanda karena pernikahan Ontosoroh dan Herman yang tidak sah



Ulasan Film

 

Awalnya, aku diharuskan sekolah untuk membaca buku novel Bumi Manusia, namun karena ada beberapa teman yang masih kurang mengerti bagaimana alurnya atau cerita Bumi Manusia karena menurutku sendiri juga cukup sulit untuk mengerti alur ceritanya, jadi satu kelas diharuskan menonton film Bumi Manusia, untungnya aku sudah memiliki film tersebut jadi tidak perlu download lagi atau menonton di Netflix, cukup offline.

 

Untuk teman temannya yang lain sih mereka nonton bareng namun aku lebih memilih untuk nonton sendiri karena biar jelas nontonnya tidak putus putus akibat gangguan koneksi. Pada saat aku menonton, sejujurnya aku merasa mengantuk karena menurutku, film ini kurang seru dan membosankan, dan aku kurang suka film-film berjenis romantis dan sejarah. Aku merasa film ini seperti sangat lama dan tidak akan pernah selesai, ada beberapa bagian juga yang aku masih kurang mengerti cerita detail Bumi Manusia seperti contohnya pada saat Ontosoroh di pengadilan dan saling berdebat karena pernikahan Ontosoroh dengan Herman Mellema tidak sah (aku jadi tahu setelah aku membaca sebuah rangkuman pada suatu website mengenai Bumi Manusia).

8537340701?profile=RESIZE_710x

 

Namun untuk sisi positifnya aku menonton film ini untuk menambah pengetahuan dan pengalaman, dan memang benar ternyata menambah ilmu dan pengetahuan aku. Aku jadi tahu dan mengerti bagaimana sejarahnya Indonesia pada zaman tersebut, seperti contohnya warga pribumi dijadikan budak orang Eropa dan mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan kepada budaknya walaupun sebenarnya tidak sopan dan tidak pantas untuk dilakukan. Lalu aku juga jadi tahu bagaimana cara orang orang Eropa membeda-bedakan ras.

 

Jadi sejujurnya dan menurutku rating untuk film ini masih kurang seru karena untuk bayangannya seperti cerita yang singkat, simple dan alurnya seperti Minke menyukai Annelies, namun karena pernikahan orang tuanya Annelies tidak sah, oleh sebab itu Annelis diharuskan untuk pergi ke Belanda, itu seperti diperpanjang dengan kisah romantis Minke dengan Annelies. Namun sekali lagi rating dan usulan film ini menurutku, bisa saja berbeda dengan Anda, jadi tidak sepenuhnya merupakan film yang kurang seru, mungkin ada beberapa orang yang menyukai film-film berjenis seperti ini, karena semua orang itu berbeda.

8537343268?profile=RESIZE_710x

Penutup/Simpulan

Selain romance-nya yang ditemukan di film ini, banyak pengetah

uan sejarah yang dapat kita pelajari dari film ini, jadi film ini cocok untuk para pemuda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai sejarah Indonesia. Film ini juga

 memperingatkan kita kalau bangsa kita dulu 

sudah berjuang sekeras mungkin dan sebaik mungkin untuk kebebasan bangsa 

pribumi.

Rating/nilai Film Secara Keseluruhan (1 - 10)

3/10 ★★★☆☆☆☆☆☆☆

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa