AES5 Donat

Sedikit berbagi cerita tentang pengalamanku kemarin. Kemarin sore, aku berencana  untuk membuat Mochi Donut. Kenapa namanya mochi? Karena tekstur dari donat ini yang agak kenyal seperti mochi. Alasanku memilih memasak ini karena memang saat itu tidak ada kerjaan dan bahan dasarnya yang lebih banyak menggunakan tepung tapioka dibanding tepung terigu. Jadi donat ini tidak mengandung banyak gluten. Aku juga sempat membuatnya dan bahannya pun tidak banyak. 

Setelah membuat dan menguleni adonan, waktunya untuk membiarkannya mengembang sekitar 1-2 jam. Sambil menunggu, aku jalan keliling lingkungan rumah dan membeli beberapa bahan makanan (walau akhirnya tidak ada yang dibeli karena tidak tersedia di toko yang dikunjungi). Sampai di rumah, waktu baru berjalan selama 30 menit. Akhirnya aku melakukan kegiatan lain agar tidak bosan hanya diam menunggu. 

Sayangnya aku baru ingat tentang adonan donatku di malam hari sekitar pukul 21.30. Jika dimasak pada saat itu juga, aku rasa akan butuh waktu yang lama dan tidak akan dimakan malam itu juga. Jika dibiarkan sudah matang semalaman, kemungkinan akan menjadi agak keras. Setelah melihat di internet, tidak masalah untuk menaruh adonan donat di kulkas. Aku putuskan untuk menaruh adonan itu di dalam kulkas dan memasaknya besok (yang berarti hari ini). 

Oke, adonan sudah keluar dari kulkas dan sudah bersuhu ruang. Untuk memastikan, aku mencoba mencium aroma adonan itu. Peuyeum. Kata pertama yang muncul di pikiranku. Adonan itu memiliki aroma seperti peuyeum walaupun tidak kuat. Awalnya aku ragu, apakah donat ini aman untuk dimakan? Ya gimana mau tau kalau nggak kita dicoba.

Dannn hasilnya, aman aman aja sih. Rasanya pun ternyata nggak aneh dan nggak ada rasa peuyeum sama sekali. Dibanding donat sebelumnya yang aku buat, yang ini nggak terlalu menyerap minyak. Tapi bagian luar donatnya agak kering walaupun tidak keras. Yaa ini jadi pengalaman menarik sih buat aku dan semoga nanti ngga terjadi lagi insiden kelupaan adonan donat.

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa