AES26 Teruntuk Kalian yang Istimewa

AES26 Teruntuk Kalian yang Istimewa

Libur telah tiba… Libur telah tiba… Hore… Hore… Hore…

Tiba waktunya juga saya dan empat rekan lain yang sedang berproses magang di Semi Palar untuk jeda, dengan pembekalan siang tadi.

Selama berproses, dari bingung jadi ‘nyaho’ tapi baru sedikit nyaho. Kami masih jauh di permukaan luar dari Pendidikan Holistik, mencari jalan bahkan lubang untuk kami masuk ke dalam intinya. Mungkin akan ada moment yang tepat disaat lubang atau jalan terbuka. Alih-alih menunggu semua jalan terbuka, saya memanfaatkan setiap momennya. Walaupun lubangnya sekecil tusukan jarum jahit yang paling kecil, saya harus masuk. Berlari… Berjalan… Dan mungkin merangkak…

Kurang lebih tiga bulan berproses, dimulai pertemuan awal di pendopo membahas tentang Pendidikan Holistik, pembekalan online dengan bermacam topik, diskusi daring atau sekedar ngobrol di kolom chat whatsapp, hingga merasakan konsep Pendidikan Holistik dalam proses pembelajaran. Perencanaan, proses fasilitasi, hingga analisis rapor holistik Smipa.

Saya sangat beruntung karena menikmati prosesnya dengan utuh, hingga saya menemukan kembali titik awal prosesnya. Bukan berjalan mundur ke titik awal, melainkan perjalanan saya menemukan kembali titik awal. Dari Pendidikan Holistik kembali ke Pendidikan Holistik.

Saya membagikan penemuan ini kepada rekan lain dalam pembekalan siang tadi, menceritakan apa yang saya temukan di sepanjang perjalanan. Harapan saya hanya satu, menggenapi proses pencarian empat rekan saya yang lain, seperti juga mereka menggenapi proses perjalanan saya.

Sebagai bahan refleksi bersama, saya menuliskan pesan di kolom chat whatsapp;

saya percaya masing2 dr kita pasti akan menemukan titik kembali... 

saya udh duluan, dan bentuknya lingkaran... 

mungkin punya teman2 bentuknya lain dr punya saya... 

mungkin bentuknya kak muti poligon...

mungkin bentuknya kak ika segiempat...

mungkin bentuknya kak pungky layang-layang...

mungkin bentuknya kak gina segitiga...

semoga apa yg saya sampaikan, bs menggenapi bentuknya temen2 semua, seperti kalian juga yg sudah menggenapi saya...

kita sama2 mulai dari titik yg sama, hanya saja perlengkapan yg kita bawa berbeda2... kita ga sendirian, mari saling menggenapi untuk menemukan bintang dan bentuk kita sendiri... 

😘😘😘😘😘😘😘😘😘

saya sgt bersyukur bertemu dng kalian... ini jawaban semesta utk menggenapi hidup saya... 

I love you, all..

saranghae... 

❤️❤️❤️❤️❤️

 

Belajar itu memang lebih enak sendirian, bisa sambil ngemil, sambil dengerin musik yang kita suka. Tapi lebih baik jika belajar sama-sama. Kita bisa saling mengkritisi, menggenapi, melengkapi seperti kita memadukan lima jari tangan kiri dan lima jari tangan kanan dengan pas.

Entah kenapa, setiap prosesnya saya rasakan menggenapi lubang-lubang dalam diri saya.

Yah, kelihatannya aja kaleum, tenang. Padahal saya sama bimbang, cemas, nanti gimana, bisa ga ya, dan pikiran negatif lainnya. Tapi, saya paham betul itu hanya akan jadi penghambat potensi dalam diri saya.

Kesadaran dan pemaknaan proses belajar dan mencari harus datang dari diri sendiri. Yang saya bisa lakukan hanyalah meminjamkan korek api yang saya miliki untuk memantik kobaran api semangat dalam diri kalian, teman… Kalian harus mengobarkan api semangat kalian sendiri… Tapi, ingat!! Kalian tidak sendiri…

 

Tulisan ini dipersembahkan untuk empat rekan saya, Kak Muti, Kak Ika, Kak Pungky, dan Kak Gina… Kalian istimewa!!!



Salam,

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Comments

This reply was deleted.

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa