AES25 Syal Ibu

AES25 Syal Ibu

Ibu senang sekali menggunakan syal. Ada beragam warna dan corak syal milik Ibu. Katanya, setiap malam menggunakan syal akan membuat lehernya hangat, sehingga tidak mudah batuk. Katanya juga, angin malam mudah sekali membuatnya batuk hingga tidurnya sering kali terganggu.

Syal dan Ibu rasanya punya kesamaan. Sama-sama menghangatkan, mungkin Ibu punya syal dengan warna dan corak yang beragam, namun kegunaannya masih sama. Setiap syal membawa kehangatan untuk Ibu. Begitupun Ibu, punya peran dan kesibukan yang beragam tapi dia tetap Ibu yang sama. Yang setiap hari selalu sibuk memasak untuk Bapak dan anak-anaknya. Ibu yang sama, dimana dalam setiap doa nama anak-anaknya selalu terucap. Ibu yang sama, yang mampu memeluk dengan hati yang luas. Ibu yang sama, yang mencintai dalam setiap langkahnya.

Syal dan Ibu juga punya kesamaan yang lain. Syal selalu menemani Ibu ditiap malamnya, memeluk Ibu dalam tidurnya, dan menyeka setiap lelah Ibu hingga terlelap. Begitupun Ibu, yang selalu menemani dalam setiap langkah, yang selalu memeluk dengan penuh kasih, dan yang selalu membasuh setiap lelah hingga ku terlelap.

Jika Ibu jadi syal, mungkin Ibu jadi syal yang paling cantik, dengan warna-warna yang indah, dilengkapi corak bunga yang bermekaran. Mungkin Ibu jadi syal yang tak terlalu tebal dan kaku, tapi tak juga terlalu tipis dan licin. Mungkin syalnya akan sangat lembut, angin sore akan membuatnya berkibar dengan indah tapi tak mengubahnya menjadi dingin. Mungkin syalnya akan panjang dan lebar, hingga ujung-ujungnya tak pernah mampu terlihat.

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa