AES17 Bersyukur

Saya masih ingin membahas tentang joyful, dalam diskusi kemarin berdasarkan video yang kita tonton ternyata tugas kita sebagai manusia itu hanya satu yakni “to be joyful”. Orang yang berbahagia tidak akan melakukan hal buruk. Dan salah satu cara untuk joyful adalah kita mensyukuri apa yang ada saat ini.

Being present kalo temenku bilang, nikmati hari ini, syukuri apa yang ada saat ini. Seperti kita tahu kebahagiaan bukanlah sesuatu yang bisa kita cari diluar, kita harus mencarinya dalam diri kita dan untuk menemukannya dalam diri kita kita harus berhenti mengejar dunia luar.

Tidak bisa dipungkiri memang kita sudah terbiasa dengan pola pikir kebahagiaan yang bersumber dari memiliki sesuatu, dari kecilpun kita seperti selalu dikotakan dalam dua kata miskin atau kaya, punya atau tidak, orang berada atau tak mampu. Padahal menurutku itu hal yang tidak perlu, karna sejauh apapun materi kita kejar ga akan ada ujungnya. Aku jadi teringat sebuah hadist yang mengatakan

“kejarlah dunia seakan kau akan hidup selama seribu tahun, tapi kejarlah akhirat seakan kau akan mati besok’

Dari hadist itu Tuhan sudah memberikan petunjuk yang sangat jelas bahwa dunia sejauh apapun kau kejar ga akan ada ujungnya, dan yang lebih konyol lagi kan sebenarnya itu bukan milikmu semuanya akan kembali lagi pada sang pencipta, yang perlu kau kejar hanyalah akhirat, bagaimana hubunganmu dengan tuhanmu, sisi terdalammu. Saat kau dekat dengan tuhanmu, kau akan mengikuti setiap perintahnya (tidak ada agama yang mengajarkan keburukan), lalu kau akan tenang, dan saat kau tenang kau tidak akan melakukan hal buruk.

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa