AES11 Terima Kasih Dengan Senang Hati

AES11 Terima Kasih Dengan Senang Hati

Terima kasih adalah salah satu kata yang dikategorikan sebagai kata ajaib, bersama maaf dan tolong. Mengapa begitu?

Pada sebuah artikel di djkn.kemenkeu.go.id yang berjudul; Tiga Kata Ajaib Kunci Keberhasilan Komunikasi mengatakan: "Tanpa disadari ada beberapa kata yang memiliki banyak manfaat 'ajaib', bahkan kata-kata tersebut dapat membuat orang menjadi bahagia. Ada tiga kata ajaib yang dapat menjadi kunci keberhasilan komunikasi dengan umpan balik (feedback) positif sebagaimana yang diharapkan oleh komunikator (pemberi pesan). Tiga kata tersebut adalah kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”. Tiga kata ini memiliki kekuatan yang luar biasa, jika diucapkan dengan cara yang benar dan tepat waktunya. Efek positif dari penggunaan ketiga kata ini mampu mengubah lawan menjadi kawan, mengubah benci menjadi cinta, bahkan menyulap amarah menjadi kasih sayang."

Kata kuncinya ada 3;
1. Membuat orang menjadi bahagia;
2. Adanya umpan balik atau efek positif;
3. Mengubah lawan menjadi kawan, benci jadi cinta, dan amarah jadi kasih sayang.

Menarik sekali bukan? Paling tidak, 3 poin itu yang membuat 3 kata itu memiliki julukan kata ajaib. Terkhusus untuk kata 'terima kasih', saya pernah membahasnya dari sudut pandang saya sendiri. Menurut saya, pada kata 'terima kasih', ada  2 peran sekaligus pada kedua pihak. Ada saling dan silang. Saling memberi dan silang bertukar kasih.

Pemberi; memberi pemberian dan menerima kasih dari sang penerima. Dan penerima; menerima pemberian sekaligus memberi kasih pada pemberi. Terima kasih.

Bahasa Indonesia mengajarkan; 'sama-sama' untuk membalas ucapan terima kasih. Dan memang itu yang lazim diucapkan. Namun saya senang sekali membalas ucapan terima kasih menggunakan; 'dengan senang hati'. Ini tidak mudah, saya bertahun-tahun melatih diri untuk menghindari mengucapkan 'sama-sama'. Karena itu sudah otomatis terucap begitu saja.

Kabar baiknya, sekarang sudah terbiasa menggunakan 'dengan senang hati'. Walau sesekali masih sering kembali pada 'sama-sama'. Alasannya sederhana; 'terima kasih' dan 'dengan senang hati' itu lebih serasi. Karena siapa menerima kasih, ia pasti senang hatinya. Dan siapa memberi kasih, membuat senang hatinya dan orang lain. Terima kasih, dengan senang hati. Serasi.

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa