AES062 Menjelang Tengah Malam

AES062 Menjelang Tengah Malam

Sejak sekitar 2 bulan yang lalu, ada satu waktu yang tanpa disadari jadi sangat saya nantikan. Setiap hari, tanpa terputus. Waktunya ya sekitar jam segini ini - menjelang tengah malam... Biasanya saya sudah mulai mengantuk, tapi sekarang ada yang sangat saya tunggu. Menunggu tulisan teman2 muncul. 

Saya sangat menikmati apa yang dituliskan teman-teman membagikan kisahnya lewat kata-kata di ruang penulisan ini. Kantuk saya hilang, saya menanti-nanti posting demi posting muncul di layar, dengan penuh tanda tanya apa yang akan disampaikan. Dulu saya lebih sibuk dengan apa yang saya tuliskan, tapi sekarang agak berbeda, karena setelah sekian lama membaca kepingan-kepingan kisah, kita jadi semakin kenal teman kita tersebut. Di esai saya yang ke 31, saya menulis tentang Connecting People. Tidak lama setelahnya Jo juga menulis tentang hal yang sama : Connecting People (esai Jo ke 49). Jadi kita punya kesimpulan yang sama. 

Kalau dipikir ini luar biasa ya, bahwa ruang virtual - digital ini bisa jadi tempat kita berbagi rasa, dan mengoneksikan kehidupan kita satu sama lain - dalam situasi kita semua berjarak dan tidak berjumpa karena pandemi. 

Apa yang dialami buat saya jadi sangat berharga. Sangat berbeda dari sekedar saling menyapa atau memforward info-info yang setiap hari terus keluar masuk lewat WhatsApp atau media lainnya. Saya yakin ini satu kekuatan lain dari Atomic Essay. 250 kata ini mendorong kita untuk mengungkap sesuatu yang tidak sekedar basa-basi atau omong kosong belaka - bahkan pada saat kita tidak punya ide menuliskan apa... 

Jadi ya begitulah, menjelang tengah malam, selalu menjadi happy hour-nya saya. Dan selalu setiap malam, saya bisa menutup hari saya dengan rasa bahagia karena terkoneksi dengan teman-teman yang membagikan kisahnya lewat tulisan-tulisan pendek di sini. Secara khusus malam ini juga saya bahagia membaca tulisan Rico, No More Zero Days

Terima kasih buat yang selalu setia menulis dan berbagi di sini, semoga bahagia yang sama juga ada di hati teman2 semua. Selamat malam, selamat beristirahat...  

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa