Teknologi adalah sebuah objek, unsur yang terciptakan oleh pikiran dan perkembangan dalam manusia, semua penemuan dari berbagai abad hingga tahun ke tahun, setiap masa yang dilewati tentunya terdapat penemuan atau inovasi yang selalu terciptakan, bisa dari benda-benda yang terciptakan dari kehidupan setiap harinya, bisa melalui kejadian, atau aktifitas yang sederhana. Tetapi bagi Corvelas, inovasi dan ide-ide tidaklah mudah terciptakan, terutamanya semua ide fiksi yang terciptakan oleh dunia Hollywood dan dunia para pengayal, terutamanya tema Sci-Fi sendiri, banyak peneliti, ilmuwan, insinyur, menggangapnya seakan imaginasi anak-anak dan cerita belaka, perbedaannya, Corvelas membuktikan bahwa teknologi ada sebuah objek yang tidak memiliki batas, sehingga dianggap tidak mustahil, utamanya dengan keberadaan Argenian sendiri, dengan keberadaan mahluk asing tersebut, teknologi dapat berkembang, buktinya dengan munculnya berbagai inovasi dan ide yang diciptakan oleh para insinyur, ilmuwan dan para inovator, dari keluarga Hoff dan Industri Farden.

Dalam masa awal perkembangan Corvelas, perkembangan teknologi memuncak tinggi pada tahun 1820, setelah cara mengolah argenium ditemukan, yang berujung dimana setengah dari meteorit argenium digunakan untuk sumber energi mesin perang dan propaganda Corvelas, yaitu salah satu penemuan terbesar Corvelas, mesin raksasa dengan tinggi 1200 meter, (1 Km 200m), bahan yang digunakan untuk membangun mesin ini adalah argenium murni, lapisan luar mesin berupa lempengan Argenium dengan ketebalan 3 meter, ditambah dengan rangka exoskeleton menggunakan argenium murni, dikarenakan menggunakan argenium murni, maka rangkanya sendiri mampu menahan beban lempengan luar mesin tersebut, ditambah argenium mempunyai sifat regeneratif, sehingga dapat memperbaiki dirinya sendiri tanpa masalah.

Sumber energi mesin ini adalah sebuah meteorit, dimasukkan ke tengah mesinnya, seakan sebuah reaktor nuklir, sisanya di bagian kepala mesin dilengkapi kaca setebal lempengan pembungkus mesinnya, kacanya sendiri berasal dari ditemukan dari proses infusi argenium ke dalam bahan baku pembuatan kaca yaitu pasir, sehingga menciptakan pasir argenium. Kaca yang digunakan di mesin ini, terkenal kuat dan ringan, utamanya dapat menahan tekanan air laut terdalam seperti di “Mariana Trench”. Dikarenakan oleh ketinggian dan lebar dari mesin ini, maka tidak dapat bergerak dengan cepat, tetapi mempunyai sumber energi yang tidak dapat habis, dikarenakan meteorit argenium adalah sebuah sumber energi murni yang dapat mengubah segala material menjadi energi, tetapi untuk mesin ini, dikarenakannya yang dijadikan sumber energi berupa meteorit murni argenium, maka tidak dapat habis.

Mesin yang dibuat oleh Corvelas bernama Sentinel Colossus, berbentuk dengan badan manusia, dengan kesan robotik, di pundak mesin ini, terdapat 2 pasang “Heavy Pulse rifle” otomatis, MK1, yang digunakan untuk menembak pesawat, peluru meriam, misil kendali, misil non kendali dan bermacam ancaman dalam sebuah situasi peperangan. Dilanjut di tangan kanan dan kirinya, terdapat 2 meriam proton generasi kedua, sebagai arsenal utama Sentinel ini. Dari semua persenjataan ini, tangan dari Sentinel Colossus menjadi senjata dan paling unggul, dikarenakan dapat mengangkut beban hingga mencapai 1.000.000 metric ton, utamanya karena argenium murni yang digunakan di mesinnya.

Sentinel Colossus bukanlah satunya produk ciptaan Corvelas, melainkan seperti persenjataan abad ke-19 yang diciptakan pada abad ke-18, mesin-mesin elektrik abad ke-20, sumber energi jangka lama dan sumber energi nuklir, termasuk pengetahuan dan alat-alat canggih yang dapat menampung dan mengolah semua energi ini. Selain energi, terdapat juga kendaraan bermesin, dari darat, air, udara dan luar angkasa, contohnya angkatan militer luar angkasa (Corvelas Space Navy/ Aero Navy), (CSN), angkatan laut Corvelas, dengan kapal perang “Bermuda Breaker”, wisata luar angkasa, dengan “Commercial Space Craft”, contohnya Grand Luxar, ditambah beberapa kendaraan luar angkasa yang ditujukan untuk membangun dan meluaskan koloni manusia ke beberapa planet. Dalam masa perang ke-1 dan 2, Corvelas pertama kali meluncurkan 5 pesawat antariksa untuk membangun satelit dan pusat komunikasi di bulan, 1 koloni di bulan, sisanya pergi ke Venus untuk membangun pembangkit listrik tenaga sinar matahari.

 

Tulisan ini dibuat untuk sebagai salah satu ide cerita yang kemunginan akan digunakan di proyek mandiri komik saya sendiri di K11, yang akan diperluas lagi menjadi satu ide besar fiksional  yang diciptakan oleh saya sendiri.

 

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa