AES02 Sisi positif dari Pandemi Covid-19

Tidak terasa sudah 1 tahun lebih kita semua harus berada di dalam rumah terus. Diawal pandemi ini, saya berpikir bahwa saya terjebak dan tidak bisa apa-apa seperti dalam penjara. Saya terus mengeluh ke anggota keluarga dan tidak bisa mengontrol emosi karena semua kegiatan saya hancur karena adanya pandemi ini. Jujur saja ini membuat saya dan semua orang merasa down banget. Setelah 1 bulan lebih di dalam rumah terus, saya akhirnya bisa berdamai dengan diri sendiri.

Kita tidak bisa mengubah keadaan di sekitar kita tapi kita bisa mengubah diri sendiri dulu. Jadi selama ini saya terus mencoba memikirkan hal-hal positif apa saja yang bisa saya dapatkan dalam kesempatan seperti ini. Karena di dalam rumah terus saya jadi bisa lebih sering berolahraga karena punya lebih banyak waktu. Dengan berolahraga saya jadi bisa lebih sehat dan tetap menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, dengan adanya bantuan teknologi, saya bisa bertemu dengan teman lama dan baru. Ini membuka peluang bagi saya untuk memperluas pergaulan, yang tadinya jarang bertemu jadi sering bertemu karena bisa lewat Zoom. Orang-orang diluar kota pun saya bisa temui dengan mudah karena adanya Zoom ini. Sebelum pandemi, saya justru jarang bertemu teman secara offline karena memiliki kesibukan masing-masing. Ini adalah salah satu sisi positif yang saya amat syukuri. 

Selain itu, ada berbagai hobi baru yang muncul selama ini. Saya jadi hobi memasak karena melihat video-video di Youtube. Karena tidak bisa jalan-jalan untuk makan makanan tertentu saya akhirnya memutuskan untuk belajar membuat makanan itu sendiri di rumah. Ternyata hobi ini bisa ditemukan selama saya di rumah saja saat pandemi berlangsung. Ada beberapa hobi baru lain salah satunya adalah obsesi saya terhadap mechanical keyboard. Saya jadi mendalami itu dan menghabiskan waktu saya dengan memodifikasi mechanical keyboard ini. 

Di setiap hal pasti ada sisi positif dan negatifnya. Tapi saya belajar untuk melihat sisi positifnya dari adanya pandemi corona ini. Kalau saya tidak melihat sisi positifnya, mungkin saya akan bosan, jenuh, bahkan bisa-bisa jadi melanggar protokol kesehatan. Belajar menerima keadaan dan coba beradaptasi dengan kebiasaan baru ini adalah hal yang bagus untuk diterapkan.

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa