AES02 ceritatadipagi

Salah satu pertanyaanya yaitu, apakah kalian tersadarkan bahwa mengapa setiap malam menjelang pagi udara semakin dingin dan pagi menjelang siang hari tambah panas. Jawaban simplenya adalah aku jujur lebih suka udara dingin meskipun aku mempunyai alergi yaitu jika berada di tempat dingin hidungku terasa mampet dan pilek.

Mengenai pembahasan berkaitan dengan cerita ini aku ingin memberi sedikit pengalaman tadi pagi selama kegiatan kpb dimulai, hari senin itu memang udara dipagi hari sekitar rumahku sangat dingin dan turun kabut 2 hari berturut-turut. Sangat beruntung sekali karena itulah yang membuatku semangat untuk memulai kegiatan hari itu. Tetapi dengan adanya udara dingin itu aku susah sekali untuk membuka mata saat tertidur pulas, karena memang udaranya beda sekali dengan biasanya, akan tetapi aku paksakan bangun karena memang pada saat itu alarm sudah berdering dan menunjukan pukul 6 pagi. Saat aku buka itu mata, ku melihat kabut di luar jendelaku yang lumayan tebal. Langsung lah  aku bergeas menyalakan laptop dan menyeduh secangkir energen untuk sarapan dadakanku pada hari itu. Semoga dengan adanya datangnya kabut dan udara dingin ini yang akan menjadikan aku sebagai motivasi kedepannya untuk semangat dalam memulai sebuah kegiatan entah di sekolah maupun diluar sekolah. 

 

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa