AES#23 Menjelajah Kemungkinan Baru

AES#23 Menjelajah Kemungkinan Baru

Hari ini muncul berita meledaknya kasus COVID di berbagai daerah - seperti yang diperkirakan, 2 minggu setelah libur lebaran dan segala kegiatan yang mengiringinya. Sebetulnya semua ini sudah diprediksi - karena pola-nya sudah terbaca di waktu-waktu sebelumnya. Yang terdekat adalah liburan akhir tahun – di mana kasus COVID selalu meningkat signifikan setelahnya.

Yang jadi pertanyaan adalah kapan ini akan berakhir? Karena sebelum sempat turun, waktu berjalan dan kemudian bertemu momen liburan dan kasus positif COVID naik lagi. Sudah setahun lebih pandemi berjalan, saya menduga dengan pola yang seperti ini, tahun depan sepertinya situasi belum akan banyak berubah. Baru saja vaksinasi berjalan dan baru menyentuh beberapa juta orang, sudah muncul kabar bahwa varian ke 3 dari COVID ini sudah masuk Indonesia – sementara varian ke 3 ini dikabarkan lebih sulit dideteksi dengan Rapid Test juga vaksinasi yang sekarang ada tidak terlalu efektif terhadap varian baru COVID19 ini…

Hmm, OK. Kita masih belum bisa memastikan apa yang akan terjadi ke depan. Bagi saya ketidak pastian ini membuka peluang bagi kita untuk melakukan sesuatu. Harus ada sesuatu yang baru yang kita coba – hal-hal yang bisa memberikan harapan di tengah ketidak-pastian yang ada. Selama ini kita semua cenderung lebih banyak menunggu pandemi berakhir untuk lalu bisa melanjutkan segala sesuatu yang terhenti. Selain survival, kita perlu mencoba revival…

Semakin ke sini, semakin panjang waktu berjalan saya semakin meyakini, ini peluang besar untuk membuat narasi baru. Sepertinya COVID menuntun kita ke sana. Kalau pandemi ini muncul dari ketidak seimbangan yang terjadi karena apa yang dilakukan oleh peradaban manusia. Saya berpendapat perlu pandangan2 baru, gagasan baru dan banyak sistem yang perlu dirancang kembali agar kehidupan kita bisa lebih baik ke depannya.

Yang paling penting diyakini, saat banyak hal tidak menentu, segala kemungkinan juga terbuka…  

 

 

 

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Comments

  • Ayo, Kak Andy. Mari kita mulai narasi baru di Semi Palar. Kehidupan Holistik. 

This reply was deleted.

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa