AES 054 Mula2nya

(lanjutan bagian1)
...jalur humanitarian(-isme?).

Istilah-istilah, kapasitas, kerentanan, ancaman. Komunitas, pembelajaran berbasis masyakat, pengelolaan berdasar kearifan lokal. Ketahanan, kelenturan, kesesuaian. Donor, donantur, penerima manfaat. Dan lain-lain dan seterusnya. Dari prinsip intentio dantis sampai sosio politis, ekonomi adalah kunci. Pendidikan adalah dasar. Semakin mendalami, semakin tenggelam dalam ketidak pastian. Keraguan, ketidak percayaan, sampai kehilangan kepercayaan. Yang pada akhirnya mencapai pencerahan dan menumbuhkan lagi kepercayaan. Percaya bahwa tidak pernah ada yang dapat dipercaya. Betapa niat baik yang sudah terkelola, bahwa kepedulian membutuhkan pengelolaan. Betapapun manfaaf dan bantuan terjaga dari pemberi kepada penerima. Biarpun pelatihan dan pendampingan sudah rutin dilaksanakan. Juga kepentingan politis cukup bisa diimbangi oleh gerakan microfinance komunitas. Tabiat manusia adalah aspek yang sangat tidak terduga dalam keterdugaannya.

Memang, semua bisa dipetakan. Semua bisa diarahkan. Semua terbaca jelas karakter sistem dan strukturnya. Justru karena itulah, dari semua yang sudah jelas itu malahan tidak jelas; satu yang mana yang akan terjadi di satu waktu satu tempat dan satu kejadian. Seribu kemungkinan terbuka, tak satu pun yang dapat diketahui yang mana akan terjadi dalam satu rentang waktu tertentu. Lagi-lagi, semakin banyak tahu malah semakin menyadari tidak tahu. Semakin terisi, semakin hampa. Cukup lama kehampaan dengan berbagai bentuknya, penemuannya, bahkan rasanya, menumpuk di dalam diri. Hingga satu waktu semua terangkai seperti diagram Venn yang saling mengiris dan terus mengiris, menemukan satu sendi dari beragam pola pengertian. Pendidikan adalah dasarnya (yang kemudian setelah empat tahun menjalani jalur pendidikan mendapat penglihatan lebih lanjut kalau dasar bukan lah akar, ini bahasan nanti lagi). 

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa