AES033 Pandemi dan Kita

AES033 Pandemi dan Kita

Sejak kemarin, kakak2 Semi Palar diminta kembali bekerja di rumah, merespon situasi Pandemi yang sedang meningkat pesat. Hal yang sebetulnya sudah diperkirakan sebelum kita semua menginjak liburan Idul Fitri. Momen yang biasanya diisi dengan mobilitas tinggi masyarakat Indonesia juga berbagai perayaan dan kumpul-kumpul halal bihalal merayakan kegembiraan hari Lebaran. Walaupun sudah dilarang pemerintah, arus mudik tetap terjadi, kumpul2 di banyak tempat diselenggarakan dan hasilnya, hari ini kita melihat lonjakan pandemi COVID di banyak tempat. 

Saya sendiri mengamati terus perkembangan pandemi setidaknya sejak seminggu terakhir. Kalau lihat di grafik di atas ini, puncak ledakan COVID paska liburan akhir tahun lalu terjadi sekitar 4-6 minggu setelah masa liburan. Lewat 2 minggu, kenaikan mulai terlihat dan dari situ kurva mulai bergerak semakin lama semakin terjal. Hal yang sama sepertinya akan terjadi lagi di 2-3 minggu mendatang. Tapi kalau dilihat, kurva kali ini jauh lebih terjal, meningkatnya jauh lebih cepat. Sampai di mana titik puncaknya, kita tidak tahu. Mudah2an kenaikan kurva kasus aktif COVID segera teratasi dan kembali turun. 

Bagaimana dengan Smipa? Sepanjang setahun terakhir ini ada beberapa kasus aktif COVID di keluarga besar Semi Palar. Minggu ini kami mencatat ada 5-6 kasus aktif COVID 19, yang terjadi di lingkaran keluarga besar Semi Palar. Kalau dulu dalam satu waktu hanya 1-2 kasus, sekarang 5-6 kasus. Secara statistik ada peningkatan berlipat-lipat di lingkungan keluarga besar Semi Palar. Buat rekan-rekan yang terpapar, tentunya kita ikut mendoakan agar semua segera pulih dan bisa kembali aktif seperti sedia kala. 

Ada pertanyaan besar di saya dalam konteks bahwa pandemi COVID ini akan bergeser menjadi penyakit biasa seperti halnya influenza. Dulu flu juga sangat mematikan. Dan setelah beberapa waktu akhirnya imunitas manusia tumbuh dan menjadikan penyakit mematikan itu sesuatu yang sudah bisa dihadapi oleh imunitas manusia. Apakah COVID-19 akan begitu juga prosesnya? Apakah kita semua - dalam proses menumbuhkan Herd Imunity akan terpapar, cepat atau lambat? Berapa lama pandemi ini akan berlangsung? Masih sangat banyak hal yang tidak menentu. Kalau kita dengarkan baik-baik, masih sangat banyak juga kebingungan di kalangan para ahli. Sementara berbagai varian mutasi virus ini dengan cepat bermunculan. Di sisi lain proses vaksinasi berjalan sangat lambat... 

Berapa lama situasi seperti ini akan terus kita hadapi, sepertinya tidak ada yang tahu jawabannya. Yang pasti kita harus membiasakan diri dengan pola hidup yang seperti ini untuk beberapa waktu ke depan... Manusia adalah makhluk yang sangat hebat dalam beradaptasi karenanya ia bisa jadi spesies dominan di planet bumi ini. Apakah bisa beradaptasi dengan COVID19? Hanya waktu yang bisa menjawabnya... 

Tulisan ini mudah2an membantu kita lebih sadar terhadap konteks kehidupan kita saat ini. Bahwa kita perlu tetap semangat, kreatif dan produktif, tentu saja. Esai ini adalah salah satu jawabannya. Salam... 

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Ririungan Semi Palar to add comments!

Join Ririungan Semi Palar

Comments

  • dipindah ke jamroom 19 Agustus

This reply was deleted.

Lingkar Blogger Smipa | ayo gabung

Bagi rekan-rekan yang sempat mampir ke laman ini, mari gabung ke Lingkar Blogger Smipa, ruang di mana kita bisa belajar menulis dari teman-teman lainnya.

Mari gabung juga di Atomic Essay Smipa